10 Cara Meningkatkan Produktivitas Kerja

Apakah kamu tipikal orang yang suka bermalas-malasan dan sangat senang berada di habitat alam mimpi? Plis deh, hilangin! Baca 10 caranya di artikel ini
10 cara meningkatkan produktivitas kerja belajar

Apakah kamu termasuk orang yang malas? Pelajari 10 cara meningkatkan produktivitas baik itu dalam bekerja maupun kegiatan biasa sehari-hari.

Bagaimana cara melawan malas dan mulai bekerja serius?

Produktivitas telah menjadi wajah bagi orang-orang sukses yang ada di dunia, apakah kamu juga ingin sukses? Saya harap kamu ingin, karena sukses cukup menggembirakan.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan berbicara mengenai produktivitas,..  produktivitas tidak  pernah muncul begitu saja tanpa ada dorongan, biasanya terpicu oleh motivasi kuat dari dalam diri seorang.

Baca juga: Bermain Game Ternyata Merugikan Negara Indonesia Triliunan Rupiah

Tetapi pada faktanya adalah, motivasi saja tidak cukup untuk meningkatkan produktivitas kamu dalam keseharian belajar ataupun kerja!

Lalu apa saja itu faktor yang dapat meningkatkan produktivitas dalam bekerja?

  1. Motivasi
  2. Motivasi lebih lanjut dari orang tersayang
  3. Ketenangan (sunyi)
  4. Berfokus pada 1 task
  5. Menggunakan latar belakang dinding/plakat warna biru

Saya rasa hanya itu saja faktornya, namun jika ada faktor lain yang dapat membantu mendorong semangat kerja produktif, silakan kalian berkomentar di kolom komentar.

Jadi, dengan begini kita mengetahui bahwasanya produktivitas itu sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari demi pekerjaan yang lebih gemilang dan pastinya  kamu akan tetap semangat.

Baca juga: Mengapa Kita Tertawa Saat Melihat Sesuatu yang Lucu?

Cara Meningkatkan Produktivitas

Meningkatkan produktivitas untuk keperluan produktif dalam bekerja? Bisa! Ini dia caranya..

1. Berhenti menghadap ilusi perfeksionis

Latihan Bank Soal Contoh Ujian Sekolah USP USBN Prakarya Kewirausahaan SMA/SMK Pembahasan dan Jawaban

Kamu pikir kamu harus bekerja dengan sebegitu giatnya hingga harus 100% perfect? Tidak juga!

SEMPURNA HANYALAH ILUSI

Perhatikan saja beberapa poin penting, catat dengan benar. Jika kamu ingin semuanya perfek maka, kreasi produktivitasmu akan menurun seiring waktu.

Baca juga: Pengertian Perangkat Koperasi, Modal, dan Prinsip dalam Ekonomi

2. Bekerja dalam interval 90 menit

Penelitian yang dilakukan oleh Florida State University menunjukkan bahwa para atlet, pemain catur, musisi yang bekerja kurang dari 90 menit lebih produktif. Bagaimana dengan yang bekerja 90 menit lebih? Tidak terlalu bagus sebenarnya,..

Walau di dalam kantor kamu harus bekerja hingga 6 jam, ketika sudah 90 menit direkomendasikan untuk mengambil istirahat.

Istirahat ini fungsinya sebagai sumber kognitif yang tidak akan menguras produktivitasmu kedepannya di jam kerja.

3. Berhenti multitasking

Multitasking bukanlah sesuatu yang harus “digampangkan” tapi, suatu yang harus kamu hindari.

fokus belajar dan bekerja produktivitas

Mengapa? Multitasking hanya menguras tingkat produktifmu, jangan selingi pekerjaan dengan membaca sosmed, serius itu buang waktu!

DAHULUKAN FOKUS PADA 1 PEKERJAAN

Mengerjakan pekerjaan sambil melakukan pekerjaan lain, tidak berguna sama sekali.

Kalau kamu mau lebih produktif harusnya fokus pada 1 target, silakan baca lagi faktor yang dapat mendorong kamu menjadi produktif.

Baca juga: Apakah Bisa Suatu Negara Penganggurannya 0%

4. Katakan tidak pada meeting

Meeting yang berlebihan dapat mengurangi produktivitasmu, oleh karena itu untuk meningkatkan produktivitas lebih baik abaikan saja meeting.

jangan buang waktu untuk meeting ga guna

Jikapun dipaksa untuk meeting oleh bos di perusahaan, usahakan kamu baca lagi poin 1, 2, dan 3 di atas. Terapkan itu dan ikuti meeting dengan rasa semangat.

Baca juga: Fenomena Brain Drain yang Merugikan Negara-Negara Berkembang

Meningkatkan produktivitas saat kondisi bekerja memang bisa dibilang sulit, tetapi tetap jalani dengan penuh rasa hormat.

5. Jadilah proaktif, bukan reaktif

Proaktif menunjukkan sifat yang lebih mengedepankan aktivitas, dengan begitu kefokusan akan tetap terjaga.

Bukan reaktif yang hanya mengulang pekerjaan secara monoton. Pikirkanlah baik-baik, proaktif dapat membawa keberuntungan padamu.

Baca juga: Siapakah Orang Terkaya di Dunia Sepanjang Sejarah?

6. Matikan notifikasi sosmed

Perlu diingat, saat kamu kerja, sosial media ataupun email tidaklah penting, yang penting adalah fokus.

KERJA KOK MAIN SOSMED(?)

Jadi untuk ini saya menyarankan mematikan segala bentuk notifikasi dari sosial media facebook, instagram, path, google plus, dan lain sebagainya.

Hal tersebut hanya akan menjadi pengganggu bagi tingkat produktivitas, ingat lagi poin no 3 untuk meningkatkan produktivitas.

7. Berikan dirimu sesuatu yang bagus

Mungkin terdengar unik, tetapi secara estetika menaruh tanaman hias yang cantik di sekitar tempat kerjamu akan meningkatkan produktivitas hingga 15 persen!

Ingat produktivitas dan fokus bekerja belajar produktivitas
Perumpamaannya seperti ini

Nilai estetika lainnya untuk meningkatkan produktivitas dalam bekerja adalah menambah beberapa latar belakang berwarna biru.

Mengapa harus biru? Menurut psikologi warna, hanya warna birulah yang dapat membuatmu fokus.

Pendorong penting lainnya dalam estetika adalah berada di ruangan yang sunyi ataupun duduk santai di sebuah kafe.

Baca juga7 Fakta Tentang Genghis Khan Hingga Menghamili 3000 Wanita! Genghis Khan contoh orang yang produktif.

8. Minum sajian peningkat produktivitas

Pada faktanya meminum kopi, vanila latte, dan minuman lain yang mengandung energi serta kafein dapat meningkatkan produktivitas hingga 33 persen.

MINUM KOPI DAPAT MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS

Hal ini dapat dibuktikan, karena selain dari meningkatkan produktivitas, kopi juga berperan penting dalam hal kecerdasan (intelijensi) serta dapat mengatasi mata yang kantuk.

Baca juga: Berapa Banyak Energi yang Dikeluarkan Manusia Tiap Hari?

Jadi, cukup banyak memang manfaat kopi, tetapi minuman lainnya juga setimpal, selama kamu menikmati minumnya dan rileks…

9. Tekankan semua pekerjaan sebagai “Deadline”

Semua orang tahu bahwasanya deadline/garis akhir dapat membuat stress dan mengganggu hidupmu, tetap jika kamu dapat mengatur stress itu, maka kamu bisa rileks.

Saya menganjurkan untuk selalu menekankan pekerjaan yang jauh hari sebelum deadline untuk dikerjakan layaknya deadline itu besok.

Semisal sisa waktu pekerjaanmu adalah 5 hari lagi, kamu harus menekankan seolah tersisa 1 hari lagi jadi dapat terfokus, setelah itu kamu dapat rileks. Mudah bukan?

10. Ambil istirahat reguler

istirahat reguler produktivitas terjaga

Bekerja seharian memang melelahkan, tetapi jangan lupa juga bila ada waktu luang, pergunakanlah dengan bijak untuk rileks.

Kamu bisa mencoba dengan olahraga, yaitu aktivitas fisik yang biasa dilakukan gym maupun hanya sekedar jogging.

Baca Juga: Berolahraga Membantumu Mempelajari Hal Baru

Intinya semua hal yang dapat membuatmu semakin rileks, bisa dimulai dengan hal terkecil seperti mendengarkan lagu dan tidur yang cukup 8 jam sehari.

Konklusi

10 poin penting di atas adalah hal yang wajib kamu tekuni baik itu sebagai pelajar, mahasiswa, dan pekerja kantoran yang sedang menghadapi kemalasan yang serius.

[highlight bgcolor=”#1e73be” txtcolor=”#ffffff”]Berhentilah memaksakan kehendak, jangan malas dan selalu dalam kondisi produktif.[/highlight]

MELAWAN PENYAKIT MALAS

Malas memang harus dilawan dengan cara yang lebih produktif, tetapi meningkatkannya memang tidak mudah, oleh karena itu kamulah yang memang harus memulainya dari awal.

Saya tekankan sekali lagi bahwasanya semua usaha itu dimulai dari dirimu sendiri, namun faktor pendorongnya adalah seperti di atas, kamu dapat melakukan apa saja selama kamu adalah orang yang sangat produktif!

Bahkan kamu bisa saja naik pangkat/gaji karena pekerjaanmu yang bagus dan selesai tepat waktu, karena orang produktif selalu tepat waktu dalam mengerjakan suatu task.

Jika ada keluhan lainnya soal meningkatkan produktivitas kamu bisa menuliskannya dalam kolom komentar postingan ini, karena ya memang meningkatkan produktivitas saya tegaskan cukup sulit.

Penyakit malas yang bertebaran sudah menjadi musuh bagi orang yang ingin meningkatkan produktivitasnya dalam bekerja.

Semoga artikel soal meningkatkan produktivitas dapat membantu kamu untuk selalu menjadi orang yang produktif. Salam hangat.

Sumber: