Akibat Membludaknya Virus Corona, Dolar Mendekati Rp 13.900

Virus Covid-19 atau akrab disebut Virus Corona membuat devisa negara menjadi seret, pasalnya, nilai tukar rupiah semakin melemah karena masifnya penyebaran virus ini ke negara-negara lain.

USD to IDR

Virus Corona diketahui telah menginfeksi lebih dari 79.572 orang dengan negara Korea Selatan di posisi kedua sebagai yang terbanyak setelah Mainland China. Hal ini tentu saja membawakan dampak yang negatif pada bursa perdagangan Indonesia terhadap ekspor ke luar negeri.

Negara tujuan ekspor utama RI adalah China sebanyak 16.69%, Amerika Serikat 12.84%, Jepang 8.88%, India 7.76%, Singapura 5.97%, Malaysia 4.09%, dan Korea Selatan 3.78%. Sedangkan negara-negara tersebut sekarang sedang mengalami penyebaran virus corona (Covid-19) yang cukup masif, terutama di Korea Selatan dan Singapura menurut Badan Pusat Statistik.

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap Dolar AS semakin melemah kian hari walau sempat mengalami penguatan sebesar 0.04% namun kemudian turun lagi. Sedangkan dari sisi pariwisata, banyak sekali turis China yang datang ke Bali, sementara adanya wabah virus ini menyebabkan Indonesia mengalami kerugian juga sebesar $1.3 Miliar USD karena ditutupnya jalur perdagangan dan penerbangan, tentu demi keselamatan Republik Indonesia.

Mari kita berharap agar negara ini baik-baik saja dan agar Rupiah menguat di kemudian hari pada pasar valuta.

Komentar