Mengapa Virus Corona Belum ada di Indonesia?

Ada beberapa hal yang mengganjal dari pemberitaan yang ada di media sosial, entah apakah Indonesia sedang menutupi kenyataan bahwa negara ini sudah terjangkit atau memang belum sama sekali.

virus corona di indonesia

Bahkan 3 Negara Maju meragukan Indonesia dalam menangani virus corona. Negara tesebut adalah Australia, Amerika Serikat, dan Kanada melalui representatifnya. Mereka mengatakan bahwa Indonesia belum siap menangani virus corona.

Tapi benar-benar suatu kejanggalan kalau misalnya Indonesia sama sekali belum terjangkit virus corona, fakta yang mengejutkan adalah, ada beberapa bandara yang bahkan tidak menggunakan thermal scanner atau alat-alatnya belum cukup memadai.

Jadi, apa saja alasan dibalik belum ditemukannya satupun virus corona di Indonesia?

Alasan Virus Corona belum Ada

Masa inkubasi virus lama

Inilah yang jadi masalah, masa inkubasi virus yang terbilang lama, sekitar 3 hingga 14 hari pada kasus umumnya. Nah, masa inkubasi itu adalah suatu periode dimana virus belum dapat dideteksi, sederhananya.


Warga Negara Indonesia ignoran

Ini adalah skenario terburuk, mengapa? Warga Negara Indonesia sebenarnya banyak yang ignoran alias tidak tahu menahu dan bersikap bodoamat. Banyak juga yang merasa kalau ada demam, flu, sakit di organ dalam sebagai hal biasa jadi tidak perlu ke rumah sakit kecuali kalau kasusnya parah. Ini yang sering terjadi di negara tercinta ini, warganya ignoran.

Sekedar fakta aja, ada beberapa kasus kematian akibat pneumonia tetapi penyebabnya tidak dipublikasikan dengan jelas. Padahal, virus covid-19 bisa menyebabkan inflamasi pada paru-paru serta pneumonia.


Alat di Indonesia kurang memadai

Walaupun Indonesia mendapatkan bantuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan melaksanakan pemeriksaan sesuai prosedur, tetapi penyebarannya tidak merata. Indonesia negara yang amat luas dan berbentuk kepulauan, belum lagi ketimpangan sosial yang benar-benar nyata, bukankah fasilitas kesehatan di pedesaan menimbulkan problema yang lebih serius?

Menurut kamu aneh ga sih? Soalnya ada WNI dinyatakan positif virus corona, tetapi hal itu dideteksinya di negara lain. Apa benar negara kita tidak mampu mendeteksinya?


Indonesia takut ekonominya memburuk

Indonesia mempunyai penduduk 260 juta, rasanya amat tidak mungkin apabila tidak terkena satu pun padahal Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Jepang menetapkan status siaga. Yang dikhawatirkan adalah, bahwa sebenarnya sudah ada virus di Indonesia namun pemerintah tidak memberikan konfirmasi karena takut apabila warganya dilanda kekacauan akan berimbas pada ekonomi dan menyebabkan chaos.

Apalagi pusat ekonomi itu jakarta sentris banget. Maka, kalau merebak virus ini, Indonesia bakal jadi yang terbanyak karena masyarakat yang ignoran, sehingga ekonomi negara ini jadi kacau balau.


Terlalu percaya diri

Ah, lagu lama ini. Ketika Profesor dari Harvard University meragukan tidak adanya virus di Indonesia, justru pemerintah menangkisnya dengan mewartakan bahwa pemerintah sudah transparan.

Di media forum internet sejagad pun banyak yang membuat status, "Indonesia kan negara iklim tropis, virusnya ga kuat." Emang Singapura dan Malaysia iklimnya apa ya? hehe.

Sistem imun WNI kuat

Baru kali ini saya menemukan pernyataan yang lucu. Bukan begitu dong. Bahkan WHO aja memberikan pernyataan bahwa semua negara bisa kena tidak peduli sistem imunnya. Kembali lagi pada poin pertama tadi.

Saya akan bantah dengan jurnal saja, tapi percuma sih. Warga Indo jarang yang mau baca jurnal. Iyaudah saya persingkat di sini ya.

Dunia ini pernah mengalami pandemik Influenza yang kala itu merenggut 40 hingga 100 juta nyawa manusia. Indonesia diprediksi mortalitas di pulau jawa sebesar 1.5 juta, namun yang mengejutkan adalah kematian warga negara Indonesia di pulau jawa lebih dari itu, yaitu 4.26-4.37 juta nyawa melayang

Hal tesebut cukup untuk membantah bahwa imun WNI tidak kuat-kuat amat. Apa hal tersebut karena penjajahan? Nggak, karena kolonialisme pada zaman tersebut tidak adanya pecah darah signifikan, nanti kita akan bahas ini di sesi sejarah.


Mengejutkan sekali bahwa pandemik influenza menyebar lebih banyak dari dugaan, bisa 2x lipat lebih. Kantor Hindia Belanda yang berpusat di Singapura pernah memberikan peringatan pada Batavia untuk waspada terhadap kapal yang datang dari Hong Kong dikhawatirkan menyebarkan wabah virus.

Benar saja, peringatan tersebut tidak digubris. Banyak yang salah diagnosa, entah kenapa Indonesia sering salah diagnosa, apa virus corona juga salah satu di antaranya? Mengenai pandemik influenza tersebut didapat dari sumber buku "Yang Terlupakan Pandemi Influenza 1918 di Hindia Belanda".

Belum ada virus bukan berarti harus santuy

Tidak, belum adanya yang terdeteksi virus di Indonesia bukan berarti kamu bisa tenang, tetaplah jaga kesehatan apalagi sekarang lagi musim hujan.

Dan tolong, Warga Negara Indonesia tidak boleh bersikap ignoran, kalau ada apa-apa langsung lapor. Takutnya nanti ada yang terinfeksi virus corona karena bersikap bodoamat akhirnya menyebar hingga ke ribuan orang.

Mari kita berharap bahwa Indonesia adalah negara yang beruntung.

Komentar