Rangkuman Sejarah Semester 1 Kelas 10 SMA 2020

Segala tentang sejarah
Sejarah adalah bidang studi yang mempelajari tentang masa lalu dan keterkaitannya dengan manusia. Kata Sejarah berasal dari kata Bahasa arab yaitu, “syajaratun,” artinya pohon kayu itu tumbuh dan berkembang.

sejarah X

Jadi, pengertian sejarah secara etimologis adalah tumbuh, hidup, dan berkembang yang akan berlangsung terus tiada hentinya sepanjang masa.

3 Unsur Penting Seajrah:
1.       Ruang sebagai tempat terjadinya sejarah
2.      Waktu, unsur yang sangat penting karena sejarah melihat aktivitas dalam kurung waktu tertentu dan waktu harusnya bersifat kronologis (berururutan secara sistematis)
3.      Manusia, manusia merupakan pelaku sejarah atau bisa juga disebut objek sejarah karena manusialah yang melakukan aktivitas sejarah.

Cara Berpikir Sejarah:
Diakronis, disebut diakronis karena terbatas dalam segi ruang dan memanjang dalam segi waktu.
Maksudnya di sini adalah ruang tersebut sempit artinya pembicaraan mengenai sejarah tersebut tidak banyak dan konsep tempat atau wilayah tempat itu terjadi tidak begitu signifikan luas, sedangkan waktu yang dilakukan dalam aktivitas sejarah tersebut panjang jangkanya secara kronologis.
Contoh berpikir diakronis adalah Pertempuran Ambarawa (20 Oktober-15 Desember 1945), ruang tempat sejarah tersebut dilakukan hanya terdapat pada daerah Ambarawa, Semarang. Sejarah Pertempuran Ambarawa (memanjang dalam segi waktu):
1.       Tentara Sekutu yang diboncengi NICA mendarat di Ambarawa, Jawa Tengah, pada tanggal 20 Oktober 1945.
2.      Pada tanggal 23 November 1945 ketika matahari mulai terbit, mulailah terjadi tembak-menembak antara para pejuang kemerdakaan dengan pasukan sekutu.
3.      Kolonel Soedirman mengadakan rapat dengan para Komandan Sektor TKR dan Laskar pada tanggal 11 Desember 1945.
4.      Serangasn mulai dilancarkan pada tanggal 12 Desember 1945 pukul 4.30 pagi.
5.      Pertempuran berakhir pada tanggal 15 Desember 1945 dengan Indonesia berhasil merebut Ambarawa dan membuat sekutu mundur ke Semarang.

Sinkronis berarti meluas dalam hal ruang dan memendek dalam hal waktu.Konsep ini didasari bahwa ruang yang dibicarakan dalam sejarah tersebut atau yang sudah dilakukan sangatlah luas sedangkan waktu yang diperlukan untuk melakukan sejarah tersebut singkat (memendek).
Pendekatan sinkronis menjelaskan sejarah tentang luasnya suatu ruang dan sempitnya waktu dalam sejarah tersebut, seperti contoh berikut ini.
          Suasana di Jakarta saat pembacaana proklamasi kemerdakaan 17 Agustus 1945 …
Pembacaan proklamasi pada tanggal 17 agustus 1945 adalah peristiwa paling bersejarah dan paling penting bagi bangsa Indonesia. Peristiwa itu terjadi di jalan pengangsaan timur nomor 56 (sekarang jalan proklamasi). Pembacaan proklmaasi itu dihadiri oleh sekitar 500 orang dari berbagai kalangan dengan membawa apapun sebagai senjata walaupun bala tantara Jepang sudah dikalahkan oleh sekutu.
Awalnya proklamasi akan dibacakan di Lapangan Ikeda, namun dipindahkan ke kediaman Soekarno karena dikhawatirkan terjadi pertumpahan darah. Akbiatnya, sekitar 100 anggota Barisan Peolopor kembali berjalan dari Lapangan Ikeda ke kediaman Soekarno. Mereka dating terlambat dan meminta untuk dibacakan ulang teks proklamasi namun Hatta menolak dan hanya memberi sedikit amanat.
                                                Unsur ruang dan waktu
Dalam teks di atas, artinya pendekatan keruangan dalam sejarah tersebut meluas karena dari objek jalan pegangsaan timur hingga lapangan ikeda, semuanya memiliki keterkaitan dengan pembacaan proklamasi. Pembacaan proklamasi itu sendiri merupakan unsur ruang yang sangat luas karena dibutuhkan buah pemikiran yang kompleks untuk dapat menciptakan teks proklamasi dengan kokoh dan sempurna.
          Sedangkan untuk pendekatan dalam unsur waktu, sejarah tersebut hanya bercerita pada hari itu saja yakni, 17 Agustus 1945 tidak menjelaskan sebuah peristiwa sejarah secara kronologis dari awal hingga akhir.

Contoh lainnya yaitu
Keadaan Ekonomi di Indonesia pada Tahun 1998 …
Keadaan ekonomi di Indonesia pada tahun 1998 sangatlah terpuruk. Terjadi kerusuhan di mana-mana hingga presiden Soeharto mengundurkan diri, pada tahun tersebut terjadi inflasi besar-besaran yang membuat nilai tukar dollar dengan mata uang rupiah adalah senilai Rp 15.000 per dollar amerika serikat. Hal tersebut membuat banyak barang-barang di Indonesia naik harga secara drastis. Hal yang menyebabkan terjadinya sebuah keterpurukan ekonomi ini adalah karena pada saat itu banyak hutang negara dan hutang perusahaan yang ada di Indonesia dikenakan jatuh tempo pada tahun 1998.
          Selain daripada itu, pendapatan per kapita Indonesia juga menurun pada keadaan ekonomi yang memburuk tahun 1998 ini, yaitu dari 1.155USD/kapita pada tahun 1996 hingga menjadi 610 USD/kapita pada tahun 1998.
                                                Unsur ruang dan waktu
Sejarah ini merupakan sinkronik karena hanya terbatas dalam waktu tertentu namun dari segi keruangan, sejarah tersebut meluas artinya memiliki keluasan struktural ruang.

Melalui pendekatan keruangan, didapati bahwa keadaan ekonomi Indonesia pada tahun 1998 mengalami keterpurukan di seluruh wilayah Indonesia, faktornya karena inflasi dan hutang yang sudah jatuh tempo.
Melalui pendekatan waktu, didapati bahwa sejarah tersebut hanya ada pada tahun 1998 seperti yang sudah ditegaskan dalam judul. Tidak menjelaskan peristiwa sejarah tersebut secara kronologis (berurutan).


Elang Prasetya Alfarez =========== X IPA 5
Pelajaran Sejarah …
Proses pembentukan bumi
Alam semesta pertama kali terbentuk akibat dari Dentuman Besar atau dapat disebut juga sebaga Big Bang, peristiwa ini mejnelaskan pertama kalai bahwa dahulu kala Alam Semesta berasal dari satu entitas materi lalu mengalami percepatan/inflasi alam semesta dan melakukan distribusi materi ke yang lainnya. Peristiwa ini terjadi sekitar 13,7 miliar tahun yang lalu.

Pembentukan Bumi terjadi sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Pada kala itu, asteroid mulai banyak yang terbentur dan membuat inti materi tunggal untuk menarik materi lainnya agar bergabung sesuai dengan konsep gravitasi yaitu, “materi yang satu menarik materi yang lainnya.”

Pada saat bumi terbentuk, masih belum ada kehidupan, hingga akhirnya sekitaran 2 miliar tahun yang lalu terbentuklah sel-sel tunggal atau makhluk hidup bersel satu yang kemudian dapat mereplikasi dirinya dna mengubah struktur susunan DNA-nya untuk membuat suatu bentuk kehidupan yang baru.

Pembagian zaman BUMI:
1.       Azoikum > 2,5 miliar tahun yang lalu – 1 miliar tahun yang lalu
2.      Paleozoikum > 500 juta – 245 juta tahun yang lalu
3.      Mesozoikum > 245 juta – 65 juta tahun yang lalu
4.      Neozoikum > Tersier (primata)
Kuarter (manusia purba)
Kuarter terbagi lagi menjadi 2 periodisasi yaitu, Pleistosen (suhu bumi rendah) dan Holosen (suhu bumi naik). Di zaman kuarter ini pula terdapat manusia purba modern.

Pada periode/pembabakan waktu Pleistosen terdapat paparan Sunda yaitu Jawa, Sumatra, Kalimantan bergabung dengan daratan benua Asia.
Juga ada lagi yaitu, paparan sahul yang terdiri dari pulau papua yang bergabung dengan pulau Australia.

Indonesia dalam perspektif kewilayahan
Bagaimana bisa terbentuk kepulauan Indonesia?
Jawab:

Karena pada saat itu paparan sahul dan paparan sunda tergenang air di periodisasi holosen atau pada saat suhu bumi sedang naik dan sebagian besar wilayah kutub mencair hingga air laut pun naik dan membuat pulau-pulau di Indonesia yang tadinya menyatu dengan paparan sunda dan sahul sekarang memisah.

Pemisahan tersebut juga didasari oleh adanya aktivitas gunung berapi yang banyak pada saat itu untuk membentuk suatu daratan baru dan memisahkan diri dari daratan lainnya akibat pergeseran lempeng tektonik yang begitu kuat dari Gunung Berapi.















Asal usul nenek moyang
Sarasin mengemukakan bahwa “Vedda” merupakan suku pertama bangsa Indonesia.
1.       Pada kala itu, penduduk asli masih menetap di pedalaman.
2.      Penduduk pendatang menetap di pesisir pantai.

Proto melayu
ðMasuk ke Indonesia pada 2500 SM
ðPenyebarannya melalui jalur Barat dan Timur
ðJalur Barat        : Semenanjung Malaya > Sumatera
ðJalur Timur : Filipina > Sulawesi
ðKebudayaan Bacson Hoabinh (Kapak Lonjong dan Kapak Persegi), ditemukan oleh
ðRambut lurus, kulit sawo matang, hidung dan mulut sedang, mata sipit dan tinggi ramping
ðSuku Bangsa saat ini Batak, Toraja dan Nias.

Deutro melayu
ðMasuk ke Indonesia pada 1500SM
ðPenyebarannya melalui jalur Barat
ðJalur Barat        : Semenanjung Malaya > Sumatera
ðKebudayaan Dongson (Bejana Perunggu dan Nekara)
ðRambut Lurus dan Kriting, kulit sawo matang, hidung dan mulut panjang, mata kecoklatan dan lebih pendek dibandingkan pendahulunya
ðAhli dalam bidang pelayaran
ðSuku bangsa saat ini Jawa, Sunda dan Minang.

Melanesoid
  Masuk ke Indonesia pada 70.000 SM
  Manusia Wajak yang menyebar ke timur indonesia (Papua) pada zaman Pleistosen
  Kebudayaannya masuk kedalam Paleolitikum
   Menurut Daldjoni suku bangsa melanesoid 70% di Papua dan 30% di sekitar Papua.
  Bentuk muka seperti manusia wajak dari jawa.

Negrito dan weddid
Sebutan negrito diberikan oleh orang-orang Spanyol karena yang mereka jumpai orang berkulit gelap mirip dengan orang negro.
Weddid artinya bangsa Wedda yang berasal dari pulau Ceylon (Srilanka) Kubu dan Siak.

Corak kehidupan masyarakat pra-aksara
  Pola Hunian
1.                 Kedekatan dengan sumber air
2.                Kehidupan dialam terbuka
  Mata Pencaharian
Berburu Meramu (Food Gathering)
1.       Hidup mereka masih tergantung pada alam
2.      Pola Hidup Nomaden
3.      Alat yang digunakan dari batu yang sederhana
Bercocok Tanam (Food Producing)
ðPeralihan zaman Mesolitikum ke Neolitikum (Revolusi Kebudayaan) Homo sapiens sebagai pelakunya
ðMemproduksi makanan dengan cara menanam
ðBertempat tinggal meskipun masih sementara
ðAlat yang digunakan menggunakan kapak persegi dan kapak lonjong (bacson hoabinh)

  Sistem Kepercayaan
1.       Nenek moyang telah mengenal kepercayaan kehidupan setelah mati.
2.      Salah satu kepercayaannya dituangkan dalam karya seni yang berfungsi sebagai bekal orang meninggal.
3.      Kepercayaan tersebut berawal dari upacara penguburan orang sudah meninggal > Batu-batu besar.

Teknologi dimulai dengan teknologi bebatuan yang bersifat kebetulan dan seadanya (Trial and Eror) dan berkembangan dalam waktu yang panjang.
  Antara Batu dan Tulang
Peralatan pertama yang digunakan oleh manusia purba > Paleolitikum > 600.000 tahun yang lalu

Kebudayaan batu = kebudayaan pacitan.
  Kebudayaan berkembang di Pacitan, jawa Timur
  Von Koeningswald melakukan penelitian 1935 menemukan alat-alat batu di Sungai Baksoka dekat Punung.
  Kapak Genggam atau Kapak Perimbas (Kasar)
Movius mengatakan bahwa budaya pacitan merupakan budaya batu awal di Indonesia.

Kebudayaan tulang = kebudayaan ngandong.
  Kebudayan Ngandong berkembang di daerah Ngandong dekat Ngawi.
  Alat yang digunakan berasal dari batu dan tulang (tulang binatang dan tanduk rusa) disebut dengan flake.
  Persebarannya di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara.

  Antara Pantai dan Gua
Zaman batu terus berkembang hingga masuk ke zaman mesolitikum jenis hasil kebudyaan pada masa paleolitikum tidak punah tetapi terus mengalami perbaikan atau penyempurnaan.
Kebudayan Mesolitikum terbagi menjadi dua kelompok besar yang ditandai lingkungan tempat tinggal.

1.       Kebudayaan Kjokkenmoddinger
  Bahasa Denmark (sampah dapur) merupakan tumpukan timbunan kulit siput dan kerang yang menggunung di Sumatera
  Manusia Purba hidup ditepi pantai
  Kapak Genggam (Chopper)  atau Pebble ( Kapak Sumatera serta Kapak pendek)
2. Kebudayaan Abris Sous Roche
  Kebudayan yang ditemukan di gua-gua (Gua Lawa, Ponorogo)
  Peninggalannya ujung panah, Flakke, batu penggilingan, dan tanduk rusa.
  Kebudayaan ini ditemukan di Bojonegoro dan Sulawesi Selatan

Penemuan api
  400.000 tahun yang lalu penemuan api pada periode Homo Erectus.
  Penemuan api memperkenalkan manusia kepada masak-memasak (membakar), sebagai senjata, penerangan, slash and burn.
  Belum ditemukan di Indonesia tetapi sisa api tertua di Chesowanja, Tanzania.

Revolusi kebudayaan
  Zaman batu yang paling penting yaitu zaman batu baru (Neolitikum).
1.       Terjadi perubahan pola hidup manusia
2.      Telah hidup periode Homo Sapiens
3.      Telah mengenal bercocok tanam dan berternak
4.      Hidup bermasyarakat dan bergotong royong

1. Kebudayaan Kapak Persegi
      Kapak persegi dinamakan oleh Von Heine Geldern (Persegi panjang dan tarpesium)
      Penyebarannya Indonesia bagian barat
2. Kebudayaan Kapak Lonjong
  Bentuk penampang atau secara keseluruhan berbentuk lonjong
  Walzeinbeil dan Kleinbeil
  Penyebarannya di Indonesia bagian timur

Perkembangan zaman logam
1.       Setelah zaman Neolitikum dikenal dengan zaman logam (Tembaga, Perunggu dan Besi)
2.      Kebudayaan Perunggu (Nekara, Kapak Corong, Moko)














Jenis-jenis manusia purba
Meganthropus Paleojavanicus
  Memiliki tubuh yang kekar dan tegap
  Rahang yang besar
  Memiliki bentuk graham seperti manusia tetapi tidak berdagu seperti kera
  Memiliki tulang pipi yang tebal
  Ada tonjolan dikening dan belakang kepala
  Makanan Pokoknya tumbuh-tumbuhan
  Hidup pada 2-1 juta tahun yang lalu

Pithecanthropus Erectus
  Berbadan tegap
  Memiliki rahang dan alat pengunyah yang kuat
  Memiliki tinggi badan antara 165-170 cm
  Memiliki berat badan kurang lebih 100 kg
  Berjalan tegak
  Makanan kasar dengan sedikit pengolahan
  Hidup di zaman 1 – 25  juta tahun yang lalu

Homo Erectus
  H. erectus memiliki ukuran otak mendekati dengan manusia modern. Rata-rata hanya di bawah 1.000 sentimeter kubik, otaknya benar-benar mencapai batas bawah dari ukuran otak manusia modern. Erectus juga spesies manusia pertama yang memiliki hidung lebar, berdaging. Wajahnya datar dan tengkoraknya memiliki punggung menonjol atas alis.
  Lengannya pendek adalah keberangkatan dari Homo habilis dan Australopithecus, menunjukkan dengan kemampuan memanjat pohon yang akhirnya telah hilang. Kakinya panjang yang lebih cocok untuk berjalan dan berjalan kaki jarak jauh – suatu sifat yang pasti membantunya bermigrasi ke Asia. Mulai dari 4 kaki 9-6 kaki 1 dan 88-150 kilogram, Homo erectus adalah nenek moyang pertama yang mendekati manusia modern dalam ukuran. Bahkan, kecuali untuk tulang alis dan otak kecil, Homo erectus mungkin adalah spesies pertama yang mungkin kita pertimbangkan untuk menjadi dasarnya manusia.

Ciri-ciri Homo Sapiens
1. Tinggi tubuh 130-210 cm
    Otak lebih berkembang dari pada
Meganthropus dan pithecanthropus.
2. Otot kunyah, gigi, dan rahang sudah menyusut.
3. Tonjolang kening sudah berkurang dan sudah   berdagu.
4. Mempunyai ciri-ciri ras Mongoloid dan Austramelanosoid
.
















Teori asal usul masuknya nenek moyang bangsa Indonesia

1. Teori Yunnan
Teori ini menyatakan bahwa asal-usul nenek moyang kita berasal dari Yunnan, China. Teori ini didukung oleh Moh. Ali, yang berpendapat bahwa bangsa Indonesia berasal dari daerah Mongol yang terdesak oleh bangsa-bangsa yang lebih kuat sehingga melakukan migrasi menuju ke selatan.

Ada pula R.H Geldern dan J.H.C. Kern yang juga mendukung teori ini. Dasar pendapat mereka berdua adalah :
  • Ditemukannya kapak tua di wilayah Nusantara yang memiliki kemiripan dengan kapak tua yang ada di kawasan Asia Tengah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa telah tejadi migrasi penduduk dari Asia Tengah ke Kepulauan Nusantara.
  • Bahasa melayu yang berkembang di Nusantara memiliki kemiripan dengan  bahasa champa yang ada di Kamboja. Hal ini membuka kemungkinan bahwa penduduk champa yang ada di Kamboja berasal dari dataran Yunnan dengan menyusuri sungai Mekong. Arus perpindahan ini selanjutnya diteruskan ketika sebagian dari mereka melanjutkan perpindahan dan sampai ke wilayah Nusantara.

Menurut teori ini, migrasi penduduk dari Yunnan menuju Kepulauan Nusantara ini melalui tiga gelombang, yaitu ; perpindahan orang negrito, proto melayu dan juga deutro nelayu.

1.       Orang Negrito Orang negrito diperkirakan sudah memasuki Kepulauan Nusantara sejak 1000 SM. Mereka diyakini sebagai penduduk paling awal Kepulauan Nusantara. Hal ini dibuktikan dengan penemuan arkeologi di gua Cha, Malaysia. Pada perkembangannya, orang Negrito menurunkan orang Semang. Cirri-ciri fisik orang Negrito yaitu berkulit gelap, rambut keriting, hidung lebar dan bibir tebal.Di Indonesia, ras ini sebagian besar mendiami daerah Papua. Keturunan ras ini terdapat di Riau (pedalaman) yaitu suku Siak (Sakai), serta suku Papua melanosoid mendiami Pulau Papua dan Pulau Melanesia.
2.      Proto Melayu Migrasi orang proto Melayu ke Kepulauan Nusantara diperkirakan memasuki wilayah Nusantara pada 2500 SM. Sebutan Proto Melayu adalah untuk menyebutkan orang-orang yang melakukan migrasi pada gelombang pertama ke Nusantara. Yang termasuk orang-orang Proto Melayu adalah suku Toraja, Dayak, Sasak, Nias, Rejang, dan Batak. Orang proto Melayu memiliki keahlian lebih baik dalam hal bercocok tanam bila dibandingkan dengan orang Negrito.
3.      Deutro Melayu Deutro Melayu adalah sebutan untuk orang-orang yang melakukan gelombang migrasi pada gelombang kedua ke Nusantara. Kedatangan Deutro Melayu ke Nusantara diperkirakan pada 1500 SM. Suku bangsa yang termasuk Deutro Melayu di Indonesia, antara lain Minangkabau, Aceh, Sunda, Jawa, Melayu, Betawi, dan Manado.

2. Teori Nusantara

http://4.bp.blogspot.com/-FjGkw7n35jo/UlAY1nmlF7I/AAAAAAAABuM/Up8l55z1YZU/s1600/jk.jpeg
Teori Nusantara menyatakan bahwa asal usul bangsa Indonesia berasal dari Indonesia sendiri, bukan dari luar. Teori ini didukung antara lain oleh Muhammad Yamin, Gorys Keraf, dan J.Crawford. Teori ini dilandasi oleh beberapa argument, antara lain :
  • Bangsa Melayu merupakan bangsa yang berperadaban tinggi. Peradaban ini tidak mungkin dapat dicapai apabila tidak melalui proses perkembangan dari kebudayaan sebelumnya.
  • Bahasa Melayu memang memiliki kesamaan dengan bahasa Champa (Kamboja), namun persamaan ini hanyalah suatu kebetulan saja.
  • Adanya kemungkinan bahwa orang Melayu adalah keturunan dari Homon soloensis dan Homo wjakensis.
  • Adanya perbedaan bahasa antara bahasa Austronesia yang berkembang di Nusantara dengan bahsa Indo-eropa yang berkembang di Asia Tengah.

3. Teori Out of Taiwan

Teori ini berpandangan bahwa bangsa yang ada di Nusantara ini berasal dari Taiwan bukan Daratan Cina. Teori ini didukung oleh Harry Truman Simanjuntak. Menurut pendekatan linguistic, dijelaskan bahwa dari keseluruhan bahasa yang dipergunakan suku-suku di Nusantara memiliki rumpun yang sama, yaitu rumpun Austronesia. Akar dari keseluruhan cabang bahasa yang dipergunakan leluhur yang menetap di Nusantara berasal dari rumpun Austronesia di Formosa atau dikenal dengan rumpun Taiwan. Selain itu, menurut riset genetika yang dilakukan pada ribuan kromosom tidak menemukan kecocokan pola genetika dengan wilayah Cina. 


4. Teori Out of Africa

http://1.bp.blogspot.com/-jcFP232WN0s/UlAZEv7tVwI/AAAAAAAABuU/3bdsJvmKNPM/s320/jk.jpeg
Teori ini menyatakan bahwa manusia modern yang hidup sekarang berasal dari Afrika. Dasar dari teori ini adalah berdasarkan ilmu genetika melalui penelitian DNA mitokondria gen perempuan dan gen laki-laki. Menurut ahli dari Amerika Serikat, Max Ingman, manusia modern yang ada sekarang ini berasal dari Afrika antara kurun waktu 100-200 ribu tahun lalu. Dari Afrika, mereka menyabar ke luar Afrika. Dari hasil penelitian Ingman, tidak ada bukti yang menunjukan bahwa gen manusia modern bercampur dengan gen spesies manusia purba.

Manusia Afrika melakukan migrasi ke luar Afrika diperkirakan berlangsung sekitar 50.000-70.000 tahun silam. Tujuannya adalah menuju Asia Barat. Jalur yang mereka tempuh ada dua, yaitu mengarah ke Lembah Sungai Nil, melintasi Semenanjung Sinai lalu ke utara melewati Arab Levant dan yang kedua melewati Laut Merah. Pada 70.000 tahun yang lalu bumi memasuki zaman glasial terakhir dan permukaan air laut menjadi lebih dangkal karena air masih berbentuk gletser. Dengan keadaan seperti ini mereka sangat memungkinkan menyeberangi lautan hanya dengan menggunakan perahu primitif.

Setelah memasuki Asia, beberapa kelompok tinggal sementara di Timur Tengah, sedangkan kelompok lainnya melanjutkan perjalanan dengan menyusuri pantai Semenanjung Arab menuju ke India, Asia Timur, Indonesia, dan bahkan sampai ke Barat Daya Australia, yaitu dengan ditemukannya fosil laki-laki di Lake Mungo. Jejak paling kuat untuk membuktikan bahwa manusia Afrika telah bermigrasi hingga ke Australia adalah jejak genetika.





Komentar