Semakin Tua Waktu Semakin Berjalan Cepat

Menurut Adrian Bejan dari Duke University mengatakan ada perbedaan antara "waktu real" dengan "waktu pikiran."
tua tua


Sederhananya mata manusia itu bergerak konstan, selalu bergerak, memproses gambar-gambar dari hasil refleksi partikel cahaya dan menciptakan visual yang memberikan gambaran kehidupan dunia ini.

Nah percepatan gerak bola mata disebut saccade, dalam jurnal ilmiah dikatakan bahwa orang dewasa rata-rata membuat 3 s.d 5 saccade per detik dengan fiksasi 200 hingga 300 milisekon.

Nah hal itulah yang membuat waktu berjalan semakin cepat, karena perubahan dari fiksasi bola mata itu karena faktor usia. Otak yang sudah 'berumur' membutuhkan waktu yang lama untuk memproses gambar dari retina mata.

Contoh analoginya kita asumsikan hidup ini sebagai hasil jepretan timelapse.

Nah, kalau kita memotret foto untuk timelapse lebih banyak, misal ada 10 frame per sekon, pasti yang kita lihat gambarnya ketika diilustrasikan dalam bentuk video bakal lambat.

Terus, kalau kita memotret foto dengan frame sedikit, misal hanya 3 frame per sekon, dalam kasus ini artinya proses informasi terjadi lebih lambat sama halnya dengan otak yang sudah menua, maka gambar akan terlihat lebih cepat.

Solusinya? Tidak ada, jalani saja kehidupan seperti biasanya dan selalu semangat dalam menjalani hari agar hidup senantiasa lebih bahagia. Ingat, hargai prosesnya.

https://www.cambridge.org/core/journals/behavioral-and-brain-sciences/article/express-saccades-and-visual-attention/B38F6BA1820BDD8753880DCD2814AC7D
https://pratt.duke.edu/about/news/its-spring-already-physics-explains-why-time-flies-we-age

-Stellarix

Komentar