Graphene, material superkonduktor masa depan

Masa depan akan semakin canggih, apalagi terdapat material Graphene yang merupakan superkonduktor efektif dan kuat di masa depan
graphene, material superkonduktor terkuat di masa depan

Konduktor adalah salah satu komponen yang vital dalam bidang elektronik. Konduktor sendiri merupakan komponen yang berfungsi sebagai penghantar arus listrik.

Baca juga: Ternyata Bermai Game Merugikan Indonesia Triliunan Rupiah

Dengan perkembangan teknologi, manusia tidak hanya sekedar membutuhkan konduktor, namun memerlukan material yang lebih dari itu yang disebut dengan Superkonduktor, yaitu material yang dapat menghantarkan listrik ataupun panas tanpa adanya resistensi (halangan).

Yang artinya, superkonduktor tidak akan menghasilkan panas ataupun kehilangan arus listrik yang dialirkan sehingga akan meningkatkan efisiensi secara tajam dan pada akhirnya berpengaruh pada performa alat-alat elektronik yang menggunakan superkonduktor ini.

Baca juga: Teknologi Masa Depan yang Ada di Film Kini Akan Jadi Nyata

Sekelompok ilmuwan telah mengubah graphene menjadi superkonduktor, mampu membawa listrik tanpa halangan. Caranya adalah dengan menumpuk dan menggabungkan dua lapis graphene dan mengimbangi mereka dengan ‘sudut ajaib’.

Penemuan ini bisa membantu ilmuwan mencoba mengembangkan superkonduktor yang bekerja pada suhu kamar. Superkonduktor praktis adalah hal yang paling penting pada teknik elektro.

Tidak seperti konduktor tembaga atau emas biasa yang biasanya mengalirkan listrik, superkonduktor bisa melakukannya tanpa ada halangan. Ini berarti menjalankan arus melalui superkonduktor tidak akan menghasilkan panas atau kehilangan listrik, yang secara dramatis akan meningkatkan efisiensi komputer manapun atau benda apa pun yang dibangun dengan superkonduktor.

Baca juga: Kriptografi klasik: ilmu dan seni merahasiakan pesan

Beberapa superkonduktor telah ditemukan di masa lalu, namun hanya bekerja pada suhu mendekati nol mutlak. Superkonduktor yang paling sukses adalah kelas bahan yang disebut cuprates, dan para ilmuwan berhasil menemukan cupromi superkonduktor yang bekerja pada suhu sekitar 300 derajat di atas titik nol mutlak, yang masih sekitar 200 derajat di bawah titik beku air.

graphene, material superkonduktor masa depan

Namun, penelitian baru dari sekelompok ilmuwan di MIT mungkin mengubahnya. Para peneliti bereksperimen dengan graphene, bahan generasi berikutnya yang memiliki banyak keunikan tersendiri. Graphene adalah bahan dua dimensi yang terbuat dari atom karbon, dan selama beberapa tahun terakhir para ilmuwan telah menemukan bahwa graphene sangat kuat dan menghantarkan panas dan listrik dengan sangat baik.

Baca juga: Hampir semua bakteri di tubuh kita masih belum dikenali

Penemuan ini menunjukkan graphene mampu melakukan superkonduktivitas membuka jalan baru penelitian ilmuwan superkonduktor. Para periset percaya ada kemungkinan besar ini bisa menjadi kunci untuk akhirnya menemukan superkonduktor yang bekerja lebih dekat dengan suhu kamar.

Kita masih jauh dari superkonduktor suhu kamar yang sebenarnya, tapi ini pertanda baik bahwa hal seperti itu bisa diraih. Mungkin kita bisa melihat komputer graphene superkonduktor di masa hidup kita.

Sumber