Rangkuman Materi Konsumsi, Tabungan dan Investasi Kelas 10

Konsumsi, Tabungan dan Investasi

Kita pasti sudah tidak asing lagi dengan aktivitas konsumsi dan menabung. Konsumsi merupakan salah satu aktivitas ekonomi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, seperti membeli makanan, membeli pakaian, menggunakan jasa dokter, dan lain-lain. Sedangkan menabung merupakan aktivitas menggunakan uang untuk disimpan dan digunakan di masa depan.

Sementara investasi bagi beberapa orang masih terdengar asing. Ada beberapa orang yang sebenarnya sudah berinvestasi namun belum sadar jika itu disebut investasi. Tak perlu jauh-jauh membeli saham, membeli tanah atau sawah juga merupakan bagian investasi dalam bentuk fisik.

Nah, agar semakin paham tentang materi konsumsi, tabungan dan investasi. Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

Konsumsi

Berikut ini pembahasan mengenai aktivitas konsumsi mulai dari pengertian dan fungsinya, yaitu :

1. Pengertian

Aktivitas konsumsi merupakan kegiatan menggunakan dan menghabiskan barang atau jasa dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan.

2. Faktor yang Mempengaruhi

Faktor yang mempengaruhi aktivitas konsumsi terdiri dari 2 (dua) faktor, yaitu :

a. Faktor internal

Faktor internal merupakan kejadian yang berpengaruh terhadap konsumsi dan merupakan dampak dari keadaan di dalam diri sendiri, yakni…

  • Pendapatan

Semakin tinggi pendapatan individu, maka keinginan untuk melakukan aktivitas konsumsi akan turut meningkat

  • Selera

Selera adalah kesukaan atau preferensi seseorang terhadap barang atau jasa tertentu. Semakin mendekati selera maka konsumsi akan meningkat.

  • Motivasi

Motivasi dalam melakukan konsumsi ini bermacam-macam, seperti memenuhi kebutuhan, mendapatkan kepuasan, atau ingin dianggap dalam strata sosial.

  • Sikap dan Kepriadian

b. Faktor Eksternal

Faktor eksternal terdiri beberapa faktor yang diperoleh dari luar diri sendiri. Terdiri dari 3 faktor utama, yaitu :

  • Status sosial

Semakin tinggi status sosial seseorang, maka tingkat konsumsi akan semakin meningkat.

  • Kebudayaan

Terdapat beberapa kebudayaan seperti slametan, budaya seperti ini dapat meningkatkan konsumsi di hari-hari tertentu.

  • Harga

Apabila harga suatu barang meningkat, maka tingkat konsumsi akan menurun.

3. Aspek Perilaku Konsumsi

Terdapat dua aspek yaitu aspek positif dan negatif yang dapat dilihat seseorang yang melakukan aktivitas konsumsi terhadap suatu barang atau jasa, yakni :

a. Aspek positif

– Menjaga siklus ekonomi

– Memajukan perekonomian

– Perputaran barang atau jasa semakin cepat

b. Aspek negatif

– Semakin boros

– Dapat menyebabkan tingginya angka utang

– Niat menabung semakin menurun.

4. Fungsi Konsumsi

Berikut ini bentuk dari fungsi konsumsi, yaitu :

Dimana,

C : Aktivitas konsumsi

C1 : Konsumsi di tahun sebelumnya

C2 : Konsumsi saat ini

Y : Pendapatan

Y1 : Pendapatan di tahun sebelumnya

Y2 : Pendapatan saat ini  

Kemudian disederhanakan menjadi :

C = a + bY

Dimana,

C : Konsumsi

a : autonomous consumption  (konsumsi saat pendapatan Rp0)

b :MPC (Marginal Product Consumption)

Y : Pendapatan

Tabungan

Berbeda dengan aktivitas konsumsi, tabungan merupakan pendapatan individu yang tidak dibelanjakan di masa saat ini dan digunakan untuk masa depan.

1. Fungsi tabungan

Fungsi tabungan menggambarkan hubungan antara tingkat tabungan dan pendapatan nasioanl. Fungsi tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut :

S = -a + (1 – bY)

Dimana,

S : Fungsi tabungan

a : autonomous consumption (konsumsi saat pendapatan Rp0)

b : rata-rata konsumsi (MPC)

1 – b : MPS

Y : tingkat pendapatan

2. Hasrat untuk menabung (MPS)

Selain fungsi tersebut, terdapat fungsi tabungan yang menunjukkan perbandingan laju pertumbuhan tabungan dan laju pendapatan disposibel, dan umumnya disebut dengan MPS (Marginal Propensity to Save/MPS).

Dimana, MPS + MPC = 1

3. APS (Average Propensity to Save)

APS ialah fungsi yang membandingkan antara besar tabungan dengan pendapatan, dapat dituliskan melalui rumus :

Dimana,

Sn : Jumlah tabungan ke-n

Yn : Pendapatan ke-n

Investasi

Investasi merupakan langkah untuk meningkatkan sumber daya yang ada. Terdapat beberapa bentuk investasi yaitu investasi dalam bentuk fisik dan keuangan. Investasi bentuk fisik ini contohnya tanah, bangunan, emas, dan lain sebagainya. Sedangkan investasi bentuk non fisik, misalnya saham, reksadana, dan lain-lain.

1. Fungsi Investasi

Fungsi investasi dapat dirumuskan sebagai berikut :

I : f (y)

Dimana,

I : Investasi

Y : Pendapatan nasional

2. Faktor yang Mempengaruhi Investasi

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi investasi diantaranya ialah

a. Kondisi ekonomi masa depan

Apabila ekonomi di masa depan semakin berkembang, maka akan mendorong tingkat investasi di suatu negara. Karena investor akan mengalami keuntungan dengan investasi yang dilakukan pada masa saat ini.

b. Kemajuan teknologi

Kemajuan teknologi akan memberikan akses kepada masyarakat untuk lebih menyadari pentingnya investasi dan memudahkan untuk melakukan investasi.

c. Tingkat suku bunga

Semakin tinggi tingkat suku bunga maka tingkat investasi akan menurun, begitu pula sebaliknya apabila tingkat suku bunga turun maka investasi akan meningkat.

d. Tingkat laba

Tingkat laba atau keuntungan akan mendorong investor menanamkan modal nya karena dari hasil keuntungan tersebut dapat dibagikan menjadi dividen.

e. Pendapatan nasional

Pendapatan nasional dapat digunakan untuk menilai perekonomian suatu negara. Keadaan perekonomian yang baik dapat menciptakan lingkungan investasi yang aman dan menguntungkan.  

Titik Keseimbangan Pendapatan (BEP)

BEP (Break Event Point) merupakan titik yang menggambarkan keseimbangan pendapatan dengan pengeluaran. BEP dapat terjadi apabila jumlah pendapatan sama dengan jumlah konsumsi.

Latihan Soal :

Nah, itulah pembahasan materi mengenai aktivitas konsumsi, tabungan, dan investasi. Alih-alih menghafalkan rumus fungsi diatas, akan lebih baiknya untuk memahami konteks dari masing-masing pembahasannya, ya. Semoga artikel ini bermanfaat!

Exit mobile version