Mengapa Bumi dan Benda Langit Lainnya Berotasi?

Bagaimana hukum newton 1 membuat Bumi terus berputar pada porosnya, inilah tanya jawab keindahan fisika bersama Sainsologi: mengapa planet bumi berotasi?

Halo semuanya kali ini admin akan memposting sebuah postingan yang di-request oleh salah satu teman mengenai “mengapa planet berotasi/berputar?“.

Hal ini berhubungan dengan hukum Newton Pertama tentang Kelembaman/Inersia yang memberitahu kita bahwa “Setiap benda diam akan selalu diam dan setiap benda bergerak akan selalu bergerak lurus beraturan selama tidak ada gaya luar yang mengubahnya” oke mari kita lanjutkan lebih lengkap!

Baca juga: 7 Planet ekstrem yang pernah ditemukan manusia

Nah jawabannya sudah tertera, yaitu adalah Hukum Newton 1. Untuk membayangkan ini sebenarnya mudah, sebenarnya pada saat tata surya ini baru dibentuk  dan Bumi sama sekali planet yang baru jadi yang ‘terdiam’ di porosnya oleh kekuatan (gaya) yang membatalkan satu sama lain, hal ini terjadi sekitar 4,54 miliar tahun lalu.

Planet terbentuk dari hasil kecepatan materi yang lulus melalui ruang.

Tidak semua materi yang menyentuh/menghantam planet membentuk vektor yang rapih dan sejajar rapi dengan pusat Planet. Beberapa diantaranya akan mengenai titik lirikan dan menempatkan rotasi di Planet, Oleh karena itulah terdapat perbedaan arah rotasi dari setiap planet mulai dari yang lurus ke depan, ke samping kanan atas, dan lain-lain. Lihat contoh gambar di bawah ini

Baca juga: Mengapa Planet dan Benda Langit Lainnya Berbentuk Bulat (Bola)?

Hal-hal yang mempengaruhi rotasi bumi yaitu adalah Matahari, Bulan, Jupiter, dan Asteroid lepas serta gaya pasang surut air laut juga mempengaruhi rotasi bumi.

Fakta lain menyebutkan bahwa sebab dari planet tersebut berotasi adalah karena adanya Angular Momentum atau bahasa indonesianya disebut sebagai momentum sudut, dalam konservasi angular momentum ini mengatakan bahwa jika materi awan terdapat kekentalan maka planet tersebut menjadi berotasi lebih cepat.

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Terjadinya Ombak Laut?

Satu fakta lagi, Bumi berputar karena dari dulunya terbentuk. Tata surya kita terbentuk sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu saat material-material awan nebula dan debu bintang bergabung dalam gravitasi yang konstan/dalam gravitasi itu sendiri. Saat itu tergabung mereka semua menjadi berputar itulah sebabnya bumi berputar juga.

Nah perputaran bumi pada porosnya mulai melambat sekitar 1.7 milisekon setiap abad. Ini adalah hasil dari interaksi bulan terhadap pasang surut, serta efek ini juga mengakibatkan Bulan semakin lama semakin menjauh dari Bumi pada tingkat 3,8 cm per abadnya. Penelitian Geologi juga menunjukkan bukti bahwa pada 620 tahun yang lalu Bumi berotasi hanya 21,9 jam per hari, yang artinya 1 hari sama dengan 21,9 jam.

Baca juga: Bagaimana Cara Bulan Terbentuk?

Bagaimana untuk planet yang tidak berotasi sama sekali?

Planet yang tidak berotasi saya contohkan yaitu sebuah Exoplanet loh tetapi dia tidak berotasi, nama planetnya adalah Gliese 581c yaitu planet yang merevolusi sebuah bintang merah kerdil tetapi planet ini tidak berotasi sama sekali.

Baca juga: Mars dan Venus dulunya pernah punya air lho!

Mengapa para ilmuwan mendeteksi planet Gliese 581c sebagai Exoplanet?

Nah, di sini sudah tau semua belum apa itu Exoplanet? Exoplanet adalah planet di luar tata surya kita, tetapi apa bisa planet yang tidak berotasi memasuki daftar planet layak huni? Sebenarnya para ilmuwan dan astronom sudah mengkalkulasikan ini.

Para fisikawan telah menentukan rumus tersendiri yang menjadikan indikator planet tersebut menjadi planet layak huni, yaitu dengan rumus Earth Similarity Index (ESI) ya, memang penghitungan ESI ini sangatlah sulit, karena ini mencakup semua bahan dasar dari planet tersebut seperti luas permukaan, temperature, atmosfir, kadar air, dan lain sebagainya. 

Baca juga: Senjata rahasia Uni Soviet yang dianggap sebagai UFO

Selain dari itu, indikator sebuah planet menjadi zona layak huni adalah karena planet tersebut memasuki kawasan Goldilocks Zone, yaitu posisi di mana sebuah planet tidak terlalu dekat dengan bintang induk dan tidak terlalu jauh dengan bintang induknya, layaknya bumi tidak terlalu dekat matahari dan tidak terlalu jauh dengan matahari.

Lalu, di manakah harus tinggal jika memang teknologi semakin canggih dan kita bisa menetap di Planet Gliese 581c? Ini adalah gambarannya:

Sudah dilihat tempatnya? Yaitu di area yang terkena cahaya dan bayangan hitam, nah dari situlah muncul pendapatan bahwa ini adalah Exoplanet yang bisa ditinggali melalui jalur yang sudah diberi tanda panah.

Baca juga: Graphene, Material Superkonduktor Masa Depan

Jadi, apa sekarang sudah bisa dimengerti topik mengenai mengapa planet berotasi? Semoga artikel ini dapat menjadikan referensi dan menambah wawasan ilmu pengetahuan anda tentang Astronomi.

Exit mobile version