Kejahatan Perang

5 Kejahatan Perang yang Dilakukan Sekutu pada Perang Dunia 2

Perang Dunia 2 adalah perang besar yang melibatkan dua blok, yaitu blok poros (Axis) dan blok sekutu (Allies). Perang ini berlangsung selama kurang lebih 6 tahun di Eropa, Asia Pasifik dan Sebagian Afrika. Hasil akhir perang ini adalah kekalahan blok poros.

Ratusan petinggi tentara yang mengabdi untuk negara anggota blok poros dihukum di Pengadilan Nuremberg sebagai balasan untuk kejahatan perang yang mereka lakukan. (Klik tulisan ini untuk melihat daftar petinggi tentara yang dihukum)

Tapi, pernah gak sih kalian berpikir. Apakah cuma blok poros yang melakukan kejahatan perang ?
Bagaimana dari pihak sekutu ?
Well, inilah 5 kejahatan perang yang dilakukan oleh sekutu.

1.Pembunuhan tawanan perang di Kamp Dachau

Kejahatan Perang Sekutu

Kamp Dachau adalah kamp konsentrasi pertama di Jerman. Kamp ini udah membunuh kira-kira 32 ribu orang di periode 1933 sampai 1945. 29 April 1945, Kamp ini diambil alih oleh pasukan Amerika pimpinan Letnan Kolonel Felix Sparks.

Pas memeriksa kamp ini, mereka menemukan kumpulan box yang isinya tumpukan mayat korban dari kamp ini. Di ruangan lain, mereka juga menemukan hal yang sama. Penemuan mayat ini memicu kemarahan di kalangan pasukan Amerika, mereka membunuh kira-kira 50 tawanan perang (terdiri dari tentara Jerman).
Di dalam kesaksiannya, pimpinan batalion, Felix Sparks mengatakan kalau tindakan bawahannya itu bentuk pertahanan diri karena tentara Jerman menembaki seorang anak buahnya yang bernama “Birdeye”. Meski begitu, banyak orang gak percaya sama kesaksiannya, karena-

Anjing penjaga juga ikut terbunuh.

Letnan Felix Sparks bebas dari tuduhannya dan melanjutkan hidupnya.

2. Bom Hiroshima dan Nagasaki

Kejahatan Perang Sekutu
[2]

Pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki sebenarnya adalah kejahatan perang. Kenapa ?
Di Konferensi Den Haag tahun 1907 menyatakan penggunaan senjata beracun dan sejenisnya. Bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki adalah senjata yang mengandung radioaktif yang beracun. Jadi, meskipun bomnya udah meledak, sisa-sisa radioaktifnya masih bakal tersisa dan ini berbahaya buat makhluk hidup.

Pengeboman dua kota ini membuat kira-kira 226 ribu warga sipil kehilangan nyawa
Di konvensi Jenewa protokol 1 juga menyatakan kalau penyerangan terhadap warga sipil merupakan Kejahatan perang

Meski begitu, kasus ini tidak pernah masuk pengadilan internasional.

3. Mayat Tentara Jepang yang Dimutilasi dan Pengumpulan Tengkorak Tentara Jepang

Kejahatan Perang Sekutu
[3]

Mutilasi sisa-sisa tentara Jepang selama Perang Dunia 2 termasuk salah satu kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan Amerika di perang Pasifik. Kegiatan ini membuat banyak pejabat senior Amerika marah, termasuk Presiden Roosevelt yang secara pribadi menuntut pemulangan dan penguburan yang layak dari mayat-mayat tentara Jepang yang dimutilasi. Larangan resmi untuk kegiatan mutilasi ini sebenarnya udah ada sejak 1942 dan seterusnya oleh Panglima Armada Pasifik. Tapi, prajurit Amerika masih melanjutkan pengumpulan tengkorak dan memutilasi mayat tentara Jepang sepanjang perang; 

Gak cuma fokus di satu bagian tubuh yang disukai, prajurit Amerika tercatat juga mengumpulkan gigi, telinga, hidung, dan lengan dari mayat tentara Jepang yang dimutilasi untuk kenang-kenangan. Perilaku ini sering banget terjadi, yang paling parah itu di Kepulauan Mariana, hampir 60 persen tentara Jepang yang terbunuh di situ kehilangan tengkorak mereka. 

4. Pengeboman Udara Selama Perang Dunia 2

Kejahatan Perang Sekutu
[4]

Pengeboman udara biasa dilakukan buat menjatuhkan moral musuh. Di Eropa, baik Sekutu maupun blok poros menggunakan taktik ini. Mereka akan menjatuhkan bom ke kota-kota yang mereka yakini sebagai tempat tentara musuh tinggal. Mereka lupa, di kota itu pasti ada warga sipil yang tinggal.

Di Pasifik, pengeboman masih terbatas pada misi skala kecil seperti Serangan Doolittle pada April 1942. Namun,  pada pertengahan 1944, kampanye pengeboman strategis dimulai dengan sungguh-sungguh. Antara Januari 1944 sampai Agustus 1945 AS menjatuhkan 157.000 ton bom di kota-kota Jepang. Diperkirakan 300.000-900.000 warga sipil tewas dalam serangan pemboman AS di kota-kota daratan Jepang. Jumlah korban ini lebih banyak daripada pengeboman Dresden yang namanya lebih terkenal.

5. Pemerkosaan

Kejahatan Perang Sekutu

Setelah kota Berlin jatuh, Jerman diduduki oleh jutaan pasukan sekutu, tidak ada otoritas yang memegang kendali penuh disana. Jerman seketika menjadi pusat pelanggaran hukum. Diyakini bahwa Angkatan Darat Soviet sendiri yang bertanggung jawab atas pemerkosaan hingga dua juta wanita dan anak-anak perempuan.

Diklaim sebagai pemerkosaan massal terbesar dalam sejarah, banyak korban diserang hingga ratusan kali, dan seringkali tidak dapat menahan diri dalam menghadapi jumlah Soviet yang luar biasa.

Sebagian besar, kekejaman ini didorong oleh keinginan untuk membalas dendam, meskipun dalam banyak kasus itu hanya karena Soviet melihat diri mereka sebagai penakluk, bukan pembebas. Stalin sendiri terkenal mengatakan bahwa orang-orang harus memahami, “jika seorang prajurit yang telah melintasi ribuan kilometer melalui darah dan api dan kematian bersenang-senang dengan seorang wanita atau melakukan hal-hal sepele adalah hal yang wajar.”

Namun, bukan hanya Soviet yang dituduh melakukan kejahatan ini: diyakini bahwa AS bertanggung jawab atas lebih dari 11.000 pemerkosaan, sementara Prancis dituduh lebih dari 1.500 kasus.

Gak cuma di Eropa, di Pasifik tingkat perkosaan jauh lebih tinggi dilakukan oleh militer Amerika Serikat terhadap wanita Jepang. Pada invasi Okinawa tercatat sebanyak 10.000 wanita diperkosa di pulau itu oleh Marinir AS. Bahkan setelah Jepang menyerah pada Agustus 1945, pasukan Amerika terus melakukan ini dengan intens. Dalam sepuluh hari pertama setelah Jepang menyerah, tepat di prefektur Kanagawa di wilayah Kanto di Jepang, 1.336 perkosaan dilaporkan secara resmi. Menanggapi tingginya tingkat pemerkosaan oleh tentara Sekutu, pemerintah Jepang dipaksa untuk mendirikan Asosiasi Rekreasi dan Hiburan yang menyediakan akses ke jaringan lusinan rumah pelacuran militer yang secara paksa mempekerjakan 20 orang dengan tujuan buat “memuaskan” tentara Amerika

Semua kasus ini gak pernah diusut tuntas.
Ingat! Sejarah ditulis oleh pemenang.

-Diogenes

Baca juga :
Evakuasi Dunkirk, Mukjizat bagi Pasukan Sekutu

Sumber gambar :
[1] List Verse
[2] Wikipedia
[3], [4], [5] History Collection

Referensi :

https://en.wikipedia.org/wiki/Geneva_Protocol#Chemical_weapons_prohibitions

https://en.wikipedia.org/wiki/Atomic_bombings_of_Hiroshima_and_Nagasaki

https://en.wikipedia.org/wiki/Atomic_bombings_of_Hiroshima_and_Nagasaki