indikator tolak ukur kemajuan bangsa indonesia lewat inovasi

Indikator Tolak Ukur Kemajuan Bangsa Indonesia

Indonesia merupakan negara berkembang dengan populasi terbanyak keempat di dunia, ketika berbicara mengenai kemajuan bangsa Indonesia maka tidak luput dengan bagaimana keadaan sosial, politik, ekonomi, keamanan dan pertahanan, dan lain-lain dari suatu negara itu sendiri.

Tak lupa tanpa mengesampingkan rakyat sebagai komponen negara, tentunya negara Indonesia mempunyai banyak potensial dari rakyat-rakyatnya.

Kita sering melihat banyak warga negara Indonesia yang inovatif dan kreatif menciptakan kreasi baru dan berkontribusi untuk negara ini.

Tapi, ketika kita melihat tolak ukur kemajuan bangsa Indonesia, ada indikator dan perhitungannya sendiri. Yaitu IPM (Indeks Perkembangan Manusia).

bangsa Indonesia maju

Indeks Perkembangan Manusia ini bertujuan untuk mengukur seberapa majunya suatu peradaban di sebuah negara. Apakah rakyatnya kreatif dan produktif atau kebanyakan menganggur dan malas. Variabel-variabel tersebut menjadi faktor utama dalam Indeks Perkembanga Manusia (IPM).

Ranking Kemajuan Bangsa Indonesia

Kenyataannya, tahukah kamu bahwa rakyat Indonesia masih sangat tertinggal jauh di dalam lanskap global.

Menurut data Indeks Perkembangan Manusia terbarukan, Indonesia mendapatkan skor 0.602 dari 1 dan berada dalam kategori medium. Sedangkan negara-negara lain seperti Malaysia, Singapura sudah mencapai kategori high, artinya Indonesia sangat tertinggal.

Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh banyaknya disparitas ekonomi dan ketimpangan sosial yang diikuti oleh maraknya pengangguran dan kurangnya produktivitas bangsa ini.

Menurut data dari Global Innovation Index Indonesia mendapatkan peringkat salah satu yang terbawah dalam hal menciptakan inovasi. Jadi, inovasi masyarakat ini di era sekarang sangatlah kurang. Tapi, apakah bisa untuk menyelesaikan problematika seperti ini? Rasanya memang sulit untuk dilakukan dalam waktu dekat, namun langkah pemerintah untuk melakukan revolusi mental adalah langkah awal.

Hal ini disebabkan karena mental orang Indonesia merupakan mental inlander yang hanya mementingkan kepentingan-kepentingan pribadi, bukan kepentingan negara.

Prinsipnya mirip seperti, “ah yang penting udah tinggal di negara ini, udah kerja di pabrik, udah murah dikasih subsidi sama pemerintah.”

Jujur saja, banyak warga Indonesia yang sangat malas dan produktivitasnya tidak begitu signifikan, padahal tinggal di negara ini sudah sangat enak, namun warganya tidak bersyukur, bayar pajak saja masih mogok.

Harusnya warga Indonesia tertampar dengan kondisi seperti ini, tapi malah hidup enak di bawah lumbung korupsi, di bawah kemalasan, dan di bawah oligarki.

Bagaimana bisa sebuah negara maju apabila rakyatnya hanya berpikir kampungan, yang penting sudah dapat kerja, gausah pake inovasi segala.

Cacat logika rasanya kalau ada warga yang seperti itu, atau contoh lainnya adalah pada mahasiswa yang hanya memikirkan “ah yang penting kuliah kelar, bodo amat soal skripsi dan riset” sungguh sangat ironi.

Tapi mau bagaimana, toh warga negaranya saja tidak mau berubah, pemerintah juga masih banyak iklim korupsinya hingga melibatkan KPK sebagai lembaga pemberantas korupsi.

Oleh karena itu, seluruh komponen harusnya ikut bersinergi demi mengembangkan indeks perkembangan manusia di Indonesia agar peradaban bangsa ini bisa maju.

Karena kemajuan suatu negara tergantung dari bangsanya juga.

Baca juga: Mengapa di Indonesia Masih Banyak Angka Kemiskinan?

Variabel-variabel Perhitungan Kemajuan Suatu Bangsa Indonesia

Menggunakan perhitungan dari Indeks Perkembanga Manusia, ada beberapa faktor yang diperhitungkan untuk dapat dikategorikan apa negara tersebut IPM-nya rendah, sedang, atau tinggi.

Angka Harapan Hidup

Apakah dalam negara tersebut mempunyai angka harapan hidup yang tinggi? Negara-negara yang mempunyai angka harapan hidup yang tinggi sudah dipastikan mempunyai indeks perkembangan manusia yang tinggi.

Kualitas Belajar dan Lama Waktu Sekolah

Yep, mengacu pada satuan pendidikan, tentunya negara Indonesia masih kurang dalam hal kualitas tenaga pengajar dan pembelajaran. Negara dengan kualitas pendidikan yang bagus, sudah dipastikan indeks perkembanga manusianya tinggi sehingga negaranya sangat maju.

Apakah kualitas pendidikan di negara Indonesia dapat disandingkan dengan negara lain? Tentunya negara kita ini sangat tertinggal jauh, oleh karena itulah Inndonesia masih tergolong sedang dalam hal indeks perkembangan manusia/tolak ukur kemajuan bangsanya.

Standardisasi Ekonomi dalam Kehidupan

Kalau berbicara mengenai ekonomi, tentunya Indonesia tertinggal dengan negara-negara maju lainnya di Asia Tenggara seperti Singapura dan Malaysia.

Mengacu dalam bidang ekonomi di sini adalah diperhitungkan apakah dalam negara tersebut orang-orangnya mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak? Lalu berapa rasio Purchase Parity Power negara Indonesia? PPP itu adalah untuk menghitung daya beli masyarakat Indonesia.

Nah, itulah banyaknya faktor yang diperhitungkan untuk dapat menghitung indeks perkembangan manusia. Ini juga bisa dijadikan acuan sebagai tolak ukur kemajuan suatu bangsa Indonesia, jadi kalau mau meningkatkan, harus ada sinergi antara masyarakat dan pemerintah.

Tapi sayangnya, negara ini mempunyai birokrasi yang sangat sulit, lalu di pemerintahannya juga banyak iklim korupsi, kolusi, dan nepotisme, jadi sangatlah sulit untuk membangun negara ini.

Kalau saja tidak tercipta iklim korupsi dan semua masyarakat Indonesia open mind alias tidak kampungan, pastinya negara ini sudah maju. Namun sayangnya, masih banyak rasisme, terorisme, dan segala hal-hal yang buruk di negara ini, semoga Indonesia baik-baik saja kedepannya.

Elang
Penulis konten dengan memerhatikan strategi produksi konten agar tercapai tujuan SEO dan memberikan manfaat kepada pembaca dengan bacaan seringkas mungkin.