Pengertian Ilmu Kimia, Hakikat, dan Ruang Lingkup Materi

Kimia menjadi subjek pelajaran yang sangat penting dalam kehidupan karena dari ilmu kimia kita mengetahui banyaknya unsur-unsur kimia yang terkait dengan kehidupan, bagaimana bisa mencari tahu perubahan reaksi, molekul, dan lain lain.

materi ruang lingkup kimia, pengertian kimia, hakikat dan cabang ilmu

Dalam kelas 10 pelajaran SMA, kita akan mempelajari bab baru yaitu Ruang Lingkup Ilmu Kimia.

Baca juga:

A. Hakikat Ilmu Kimia

1. Pengertian Ilmu Kimia

Ilmu kimia berasal dari bahasa Arab, yaitu al-kimia yang artinya perubahan materi, oleh ilmuwan Arab Jabir Ibn Hayyan. Di dalam ilmu kimia, kita akan mempelajari tentang:

RajaBackLink.com
  • Susunan materi yang meliputi komponen-komponen pembentuk materi dan perbandingan tiap komponen tersebut.
  • Struktur materi yang meliputi struktur partikel-partikel penyusun suatu materi.
  • Sifat materi yang meliputi sifat fisis.
  • Perubahan materi yang meliputi perubahan fisis/fisika (wujud) dan perubahan kimia (menghasilkan zat baru).
  • Energi yang menyertai perubahan materi dimana jumlah energi yang menyertai sejumlah materi dan asal-usul energi itu.

2. Hakikat Ilmu Kimia

Hakikat ilmu kimia adalah bahwa benda itu bisa mengalami perubahan bentuk, maupun susunan partikelnya menjadi bentuk yang lain.

Produk ilmu kimia adalah pengetahuan yang berupa fakta, teori, prinsip, dan hukum.Proses ilmu kimia berupa kerja ilmiah yang ditekankan pada pengamatan langsung.Sikap ilmu kimia berupa rasa ingin tahu yang tinggi.

Baca juga:

3. Cabang-cabang ilmu kimia

  1. Kimia Analisis berkaitan dengan penentuan kimia kualitatif dan kuantitatif.
  2. Kimia Fisik berkaitan dengan ilmu fisika yang mana dalam fisika ada penghitungan mengenai energi yang menyertai reaksi kimia seperti unsur (mr), dll.
  3. Kimia Organik yang mempelajari bahan bahan kimia bersifat organik.
  4. Kimia Anorganik yang mempelajari bahan bahan kimia bersifat anorganik.
  5. Kimia Lingkungan yang mempelajari tentang segala sesuatu yang terjadi di lingkungan terutama pencemaran lingkungan dan cara penanggulangannya.
  6. Kimia Inti (Radiokimia) yang berkaitan dengan zat-zat radioaktif, penanganan, dan pemanfaatannya.
  7. Bio kimia berkaitan dengan ilmui kimia yang erat kaitannya dengan biologi, tentang komposisi sifat senyawa juga hasil reaksi perubahannya.
  8. Kimia Pangan mempelajari bagaimana cara meningkatkan bahan pangan dari hasil produksi kimia juga mengetahui konsep seperti tingkat ph dalam suatu produk pangan industrialisasi.
  9. Kimia Farmasi yang mengaitkan ilmu kimia dengan cara pembuatan obat terbaik berdasarkan penelitian dari riset kimia.

Baca juga:

B. Metode Ilmiah

Ilmu kimia dibangun dan dikembangkan melalui kajian teoritis dan empiris.Kajian teoritis adalah usaha menerapkan hukum-hukum Fisika dan matematika untuk mengungkapkan gejala alam.

Kajian empiris adalah usaha untuk menemukan keteraturan berdasarkan fakta.

Metode Ilmiah merupakan cara-cara atau metode dalam mempelajari dan mendapatkan ilmu pengetahuan alam (sains) dengan menggunakan langkah-langkah ilmiah dan rasional.

Langkah-langkah metode ilmiah adalah sebagai berikut:

  • 1. Merumuskan masalah
  • 2. Merumuskan Hipotesis
  • 3. Mengumpulkan data
  • 4. Menguji Hipotesis.
  • 5. Analisi data dibagi menjadi 2, antara diterima dan ditolak.
  • 6. Merumuskan kesimpulan.

Variabel penelitian: Secara umum, eksperimen dilakukan dengan melakukan pengamatan dan pengukuran terhadap variabel.

  • Variabel bebas, adalah variabel yang apabila diubah, akan menyebabkan perubahan yang lain.
  • Variabel terikat, adalah variabel yang perubahannya disebabkan oleh berubahnya variabel bebas.
  • Variabel kontrol, adalah variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti.

Sumber: Livescience. What is Chemistry?