Teknik Renang Gaya Bebas

Renang merupakan satu di antara cabang olahraga akuatik, olahraga ini dilakukan dengan menggerakkan (mengapungkan atau mengangkat) semua bagian tubuh ke atas permukaan air tanpa menggunakan alat bantu. 

Olahraga ini dapat dilakukan oleh orang dari berbagai kalangan dan tingkatan umur, mulai balita hingga dewasa, termasuk ibu hamil. Banyak manfaat yang didapatkan dari olahraga renang seperti menjaga berat badan, menjaga kesehatan jantung, menambah tinggi badan, melatih pernapasan serta banyak manfaat lainnya.

Berenang selama 30 menit per hari mampu membakar kalori, menjaga kebugaran tubuh, sekaligus membantu menurunkan berat badan Anda. 

Renang pertama kali diperkenalkan oleh Mattew Webb pada tahun 1875. Ia adalah orang yang berhasil melintasi Teluk Inggris dengan berenang selama 21 jam. Renang masuk satu cabang olahraga pada abad ke-19 di London, Inggris dan mulai dikenal oleh beberapa negara di dunia. 

Dalam olahraga renang sendiri banyak gaya yang digunakan seperti gaya bebas, dada, kupu-kupu maupun punggung. Bagi para pemula yang baru belajar renang disarankan menggunakan gaya bebas dalam jarak dekat dengan melakukan jeda istirahat berkala.

Renang gaya bebas, disebut juga front crawl atau freestyle stroke, merupakan salah satu teknik dasar dalam renang dengan posisi badan telungkup, menggerakan kaki bergantian, dan gerakan lengan seperti kincir angin. Selain itu, hal yang perlu diperhatikan dalam gaya bebas adalah mempertahankan wajah dan pandangan mata ke depan.

Teknik Renang Gaya Bebas 

Posisi tubuh telungkup

Lakukan renang gaya bebas dengan posisi tubuh telungkup, usahakan posisi kepala lurus dengan badan. Pertahankan posisi netral ini, artinya selama berenang dahi dan wajah harus menghadap ke arah bawah sedangkan rambut dan puncak kepala berada di permukaan air.

Posisikan tubuh dalam posisi garis lurus sejajar dengan permukaan air. Jika bagian depan tubuh terlalu naik dapat menghambat pergerakan dan meningkatkan risiko cedera pada bagian bahu.

Gerakkan tubuh pada posisi berguling sedikit ke samping pada sisi lengan yang keluar dari air. Putar juga kepala sedikit hingga mulut berada di atas permukaan air untuk bernapas.

Gerakan tangan

Gerakan tangan dalam renang gaya bebas dilakukan dengan mengayunkan kedua tangan ke depan secara bergantian.
Luruskan kedua tangan dengan jarak sekitar 40 cm dari kepala. Lebarkan sedikit jari saat tangan menyentuh air dan ikuti aliran pada permukaan air dengan telapak tangan lalu mulailah mendayung. 

Pada saat tangan mendayung, buatlah tubuh dalam posisi sedikit miring. Agar tubuh dan gerakan renang tetap lurus, maka masukkan tangan ke dalam air setiap satu detik. 

Gerakan kaki

Gerakkan kaki dengan posisi menendang agar tubuh dapat bergerak ke depan, fokuslah untuk menendang dengan mengikuti gerak tubuh. Gerakan menendang yang salah justru dapat menyeret posisi tubuh dan membuat lebih cepat lelah. 

Lakukan tendangan dengan posisi kaki lurus, setiap menendang sebanyak tiga kali maka lakukan sekali ayunan tangan. Maksimalkan posisi dorongan badan dengan memiringkan badan ke kanan dan kiri sesuai ayunan tangan. Putar tubuh ke kanan saat tangan dan pundak kanan bergerak ke depan, begitu pula sebaliknya.

Mengatur pernapasan

Saat berenang menggunakan gaya bebas maka Anda perlu menyesuaikan cara bernapas dalam renang gaya bebas dengan posisi tubuh. Saat tubuh berputar, salah satu sisi wajah akan terangkat sedikit ke permukaan air gunakan waktu ini untuk menarik napas lalu hembuskan napas saat wajah berada di dalam air. 

Jangan mengangkat kepala saat menarik napas, karena ini akan mengacaukan keseimbangan saat berenang. Saat menghembuskan napas lakukan secara maksimal agar tidak ada waktu yang terbuang saat harus menarik napas kembali. 

Lakukan pelajari teknik-teknik tersebut dan lakukan latihan secara rutin agar Anda terbiasa melakukannya. Sekian pembahasan mengenai teknik renang gaya bebas, semoga artikel ini dapat membantu Anda.