5 Manfaat Batu Bara di Kehidupan Sehari-hari

Selain sebagai hasil alam, manfaat batu bara sangatlah beragam. Salah satu manfaat batu bara yaitu sebagai sumber daya alam yang digunakan oleh manusia di kegiatan sehari-hari mereka, seperti penggunaan untuk energi listrik.

Peran batu bara di kehidupan manusia sangatlah penting. Berdasarkan fakta yang ada, batu bara telah menyokong 40 persen bahan bakar listrik hampir di seluruh dunia. Batu bara digunakan sebagai energi listrik lantaran batu bara menjadi salah satu sumber yang sangat terjangkau dan dapat diandalkan. 

Batu bara merupakan salah satu bahan bakar fosil. Menurut Pusat Kajian Sumberdaya Bumi Non-Konvensional Universitas Gadjah Mada, batu bara adalah sekumpulan dari sisa-sisa tumbuhan yang telah mati. Namun, kematiannya itu tidak membusuk secara sempurna sehingga terkumpul dan tersimpan dengan baik di anaerob dalam tanah atau di bawah endapan.

Sementara itu, menurut Pusat Kajian Sumberdaya Bumi Non-Konvensional Universitas Gadjah Mada, batu bara merupakan kumpulan dari sisa-sisa tumbuhan yang mati namun tidak membusuk sempurna. Sehingga hal ini terkumpul dan tersimpan dengan baik di anaerob dalam tanah atau di bawah endapan.

Penggunaan batu bara sebagai energi listrik hanya salah satu contoh manfaat di kehidupan sehari-hari. Selain itu batu bara juga memiliki beberapa manfaat lainnya. Apa saja manfaat batu bara? 

Manfaat Batu Bara

Batu bara sebagai salah satu bahan bakar yang ada di bumi telah berperan penting diseluruh dunia. Sekitar 30 persen energi dan 40 persen sumber energi pembangkit listrik yang ada di dunia menggunakan batu bara sebagai bahan utamanya.

Berdasarkan penelitian yang ada, batu bara yang ada saat ini cukup untuk digunakan sebagai bahan bakar energi hingga 300 tahun ke depan. Indonesia memiliki total jutaan hingga beberapa ton batu bara sejak ratusan tahun lalu dan tidak akan habis selama beberapa puluhan tahun ke depan.

1. Penghasil Mineral

Batu bara sebagai bahan bakar juga memiliki beberapa manfaat lainnya. Batu bara yang telah diproses sisanya dapat digunakan untuk memproduksi fenol dan juga naftalen. 

Fenol adalah senyawa organik yang digunakan dalam pembuatan obat kumur dan cairan pembersih lainnya. Beberapa produk antiseptik juga ada yang mengandung fenol di dalamnya.

Selain itu, naftalen adalah bahan yang digunakan untuk membuat plastik, resin, dan juga intektisida. Tak hanya itu, terdapat juga produk activated carbon yang merupakan komponen penyaring untuk menyaring udara, air, hingga mesin pencuci darah.

2. Bahan yang Lebih Ramah Lingkungan

Dahulu kala, pembangkit listrik tenaga batu bara telah menghasilkan banyak limbah polusi dengan presentase yang cukup besar. Namun, seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan teknologi yang kian pesat, polusi yang diakibatkan tersebut telah berkurang secara drastis hingga 90 persen.

Hal ini menyebabkan bahan batu bara telah menjadi salah satu bahan yang lebih ramah lingkungan di bandingkan dengan beberapa bahan lainnya. Sekarang, batu bara tidak lagi menghasilkan banyak polusi. 

3. Bahan Bakar yang Terjangkau

Sejak dulu hingga kini batu bara masih menjadi sumber daya alam dengan harga yang murah dan terjangkau. Batu bara dapat didistribusikan ke berbagai tempat dengan mudah. Bahkan, cara penyimpanan batu bara pun sangat mudah, dapat disimpan di tempat yang kering dan teduh.

Selain murah, batu bara juga juga masih menjadi bahan alam yang terbesar di dunia. Permintaan batu bara di setiap negara masih tinggi. Bahkan diperkirakan peminatnya terus meningkat.

4. Tidak Bertumpu pada Cuaca

Beberapa pembangkit listrik tenaga air dan angin yang ada, dalam produksinya memerlukan cuaca yang cukup baik agar energi yang dihasilkan optimal. Hal tersebut tidak berlaku untuk batu bara.

Batu bara dalam produksinya tidak terbatas pada waktu dan cuaca. Sehingga, produksi batu bara dapat dilakukan kapanpun dengan energi yang tetap stabil.