Seni Rupa Murni

Seni Rupa berdasarkan fungsionalnya terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Seni Rupa murni dan seni rupa terapan. Lalu apa yang dimaksud dengan Seni Rupa murni dan seni rupa terapan itu?

Pengertian Seni Rupa Bedasarkan Fungsinya

1. Seni Rupa Murni

Seni rupa murni merupakan seni rupa yang hanya berfokus pada karyanya dan nilai nilai estetika semata, misalnya lukisan, patung atau benda benda pajangan yang hanya memiliki sisi keindahan saja.

2. Seni Rupa Terapan

Seni Rupa Terapan adalah seni yang tidak hanya berfokus kepada nilai estetika saja melainkan juga memperhatikan nilai nilai kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi istilahnya seni rupa terapan merupakan seni rupa yang dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu manusia serta sesuatu yang bernilai indah.

Jenis Jenis Seni Rupa Murni

“Seni Murni (Fine Art) merupakan bagian dari karya seni rupa yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nilai spiritual.

Maknanya ialah penciptaan karya seni lahir sebagai adanya dari ungkapa atas lahirnya ekpresi jiwa, tanpa adanya faktor lain sebagai tujuan materi 
Artinya adalah penciptaan karya seni tersebut lahir dari adanya ungkapan atas ekpresi jiwa, tanpa adanya faktor pendorong sebagai tujuan materil. Dengan kata lain bahwa seni lahir bukan lagi memenuhi kebutuhan praktis bagi masyarat, tetapi mengejar nilai untuk kepentingan keindahan estetika seni yang diproses dalam lingkungan seni itu sendiri atau disebut seni untuk seni. (Soedarso Sp dalam Dharsono, 2004: 34-35).

Karya Seni rupa murni dibagi menjadi 7 antara lain :

  1. Seni Patung;
  2. Seni Instalasi;
  3. Seni Lukis;
  4. Seni Grafis;
  5. Seni Fotografi;
  6. Film/Video art; dan;
  7. Performance Art;

Seni instalasi artinya adalah seni yang menyatukan atau mengkontruksi sejumlah benda ataupun bahan yang dianggap dapat merujuk pada suatu wujud kesadaran tertentu.

Gabungan antara lintas Seni dan Seni Rupa serta Seni pertunjukan. Seniman biasanya mengenakan kostum dan melakukan aksi yang mirip adegan pada teater sesuai dengan konsep yang sudah ditentukan.

Fungsi Seni Rupa Murni

Bedasarkan pengertiannya Seni Rupa murni dapat disimpulkan bahwa Seni Rupa murni hanya sebagai pajangan saja. Fungsi Seni Rupa murni hanya pada pengindah belaka dan tidak bisa digunakan sebagai sesuatu yang dapat digunakan atau mempermudah kita.

Contoh Seni Rupa Murni

Banyak sekali disekitar kita karya-karya yang menjadi contoh seni rupa murni dalam bentuk 2 dimensi ataupun 3 dimensi. Contohnya seperti kadya Seni Rupa 2 dimensi, dapat ditemukan pada karya lukisan, kaligrafi, seni grafis dan seni fotografi.

Untuk menemukan contoh untuk mengetahui antara wujud seni 2 dimensi ataupun 3 dimensi, kita dapat menemukannya pada karya lukisan, kaligrafi, seni grafis, dan seni fotografi untuk contoh karya seni 2 dimensi. Sedangkan contoh seni 3 dimensi bisa ditemukan pada karya seni patung, keramik, bangunan dan arsitektur.

Seni Rupa murni adalah Seni yang dibuat tanpa mempertimbangkan fungsi serta kegunaanyaa tetapi hanya untuk dinikmati keindahannya saja. Seni Rupa murni dibuat secara lebih bebas dan biasanya memiliki nilai estetika yang tinggi. Diciptakan hanya sebagai pajangan tanpa memikirkan nilai kegunaannya. Beberapa contoh Seni Rupa murni adalah lukisan dan patung. Karya seni rupa murni sering ditemukan didalam bangunan bersejarah misalnya museum dan lain lain.

Lukisan

Lukisan merupakan sebuah karya seni yang dibuat dengan melukiskan cat warna keatas kanvas. Lukisan merupakan seni rupa 2 dimensi, lukisan termasuk ke dalam seni rupa murni karena fungsinya yang hanya sekedar menjadi hiasan dinding atau pajangan saja.

Kaligrafi

Kaligrafi juga merupakan sebuah contoh seni rupa 2 domensi yang hanya digunakan sebagai penambah keindahan semata. Biasanya kaligrafi dibuat dibagian ornamen masjid, mushala, atau rumah rumah orang muslim. Biasanya kaligrafi dijumpai sebagai pajangan atau hiasan di dinding.

Seni Grafis

Seni Grafis dapat menjadi contoh antara Seni Rupa murni dan Seni Rupa terapan. Jika hanya digunakan sebagai hiasan, ia termasuk karya seni murni, sedangkan jika digunakan nilai praktisnya diperuntukan sebagai sarana ilustrasi, maka ia termasuk karya seni rupa terapan.

Seni Fotografi

Jenis Seni Rupa murni ini merupakan Seni Rupa yang semakin berkembang dan bergerak maju. Seiring dengan kemajuan teknologi kamera. Fotografi makin diminati oleh banyak orang sebagai sarana untuk mengekspresikan diri. Semua Objek-objek yang dipotret memiliki nilai estetika dan keindahan yang tinggi.

Seni Patung

Patung ialah contoh salah satu Seni Rupa murni 3 dimensi yang dibuat dari bahan batu, logam, kayu, fiber atau karet. Patung sama sekali tidak memiliki nilai praktis, sehingga ia hanya digunakan sebagai hiasan atau pajangan belaka.

Relief

Relief merupakan pahatan yang menggambarkan kisah atau diorama kejadian tertentu, pahatan relief biasa ditemukan pada bangunan bersejarah seperti candi, museum atau tugu peringatan, fungsinua hanya sekedar untuk menambah keindahan bangunan saja.

Topeng

Topeng pada dasarnya memang dapat digunakan sebagai properti untuk kebutuhan lainnya. Namun jika ia hanya sekedar cuma dipajang di dinding, maka fungsinya sudah lain. Contoh senir rupa murni yang dapat mengekspresikan suasana hati manusia ini bisa dijadikan sebagai pajangan di rumah.

Contoh Seni Rupa Terapan

Seni Kriya

Seni Kriya adalah sebuah karya Seni yang diciptakan menggunakan keterampilan tangan (hand skill). Karya Seni ini selain harus memiliki kecekatan dan keluesan tangan juga membutuhkan kreativitas agar hasil dari Seni ini tetap memperlihatkan aspek kegunaan serta estetika dari karya seni rupa.

Contoh seni rupa ini adalah : seni ukir kayu, seni tekstil, anyaman, keramik serta masih banyak lagi.

Arsitektur

Seni arsitektur ialah seni yang memfokuskan pada penciptaan sebuah rancangan-rancangan bangunan. Dalam hal ini seni arsitektur sangatlah penting untuk membangun sebuah bangunan yang besar terutama seperti pembangunan pencakar langit, sebuah menara ataupun sebuah rumah. Seni arsitektur merupakan sebuah seni yang bisa dibilang rumit karena hasil yang diciptakan akan digunakan di setiap aspek kehidupan manusia seperti tempat kerja ataupun tempat tinggal. Seni arsitektur juga bisa melambangkan sebuah jati diri bangsa ataupun suku. Misalnya bangunan arsitektur rumah adat.
Contoh seni rupa terapan yang kedua.

Dari Seni arsitektur ini segala sesuatunya dalam membangun menjadi lebih struktural dan juga lebih indah. Banyak sekali contoh bangunan yang menggunakan Seni arsitektur sebagai identitas diri. Misalnya yang terkenal adalah Menara Eiffel di Paris, Taj Mahal di India, Candi Borobudur di Indonesia, dan masih banyak lagi.

Anyaman

Anyaman adalah Seni yang dibuat menggunakan keluesan tangan. Diciptakan dari serat yang dirangkai hingga membentuk benda, anyaman diolah dari bahan yang berasal dari tumbuhan namun dijaman sekarang anyaman lebih sering menggunakan bahan dari serat plastik.

Hasil dari karya seni anyaman meliputi keranjang atau perabot seperti tikar, piring, tirai dan lain sebagainya.

Batik

Batik adalah salah satu karya seni terapan bernilai tinggi yang merupakan peninggalan budaya Indonesia sejak zaman dahulu.

Digunakan sebagai seni terapan yang bernilai, contohnya seperti pakaian selain itu pola batik dapat digunakan sebagai wallpaper, rok, tas dan lainnya.

Perbedaan Seni Rupa Murni Dan Terapan

Seni Rupa Murni dan Terapan memiliki perbedaan yang signifikan antara hasil karya Seni Murni dan terapan terletak pada bagaimana karya tersebut digunakan.

1. Bedasarkan Kebutuhan Pokok

Pangan – Dalam makanan diperlukan tampilan dari segi warna, keindahan, rasa yang mempunyai citarasa yang lezat. disamping makanan dengan nilai seni dapat menggugah selera serta memuaskan dan menghilangkan rasa lapar.

Sandang (Pakaian) – Sebagai pelindung tubuh dari kondisi lingkungan luar dan digunakan sebagai identitas budaya masyarakat.

Papan – Dalam tatanan nilai seni suatu tempat tinggal akan lebih nyaman untuk ditinggali dan berkembang menjadi suatu masyarakat yang maju. Perkembangan kemajuan dari suatu bangsa bisa dilihat dari bagaima kebutuhan papan berkembang pesat dimulai dari arsitektur bangunannya.

2. Bedasarkan kebutuhan Sosial

Pendidikan Seni – Manusia harus mempunyai kehalusan di budi pekerti, Seni dapat memproses kepekaan seseorang terhadap lingkungan dengan hal hal yang berkaitan dengan keindahan, bagaimana dia bersikap serta mengambil norma norma yang ada dalam masyarakat.

Keagamaan – Sebagai sebuah penuntun dan ungkapan manusia yang bernilai keindahan selain nilai religi.

Ritual kehidupan – adalah kegiatan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan spritual seperti ada istiadat.

3. Bedasarkan Bentuknya

Perbedaan Seni Rupa murni dan terapan bisa dilihat dari bentuknya. Dibawah ini merupakan penjelasan mengenai perbedaan tersebut.wkwk

  • Seni Rupa Murni

Seni Rupa murni dan Seni Rupa terapan memiliki bentuk yang sangat tidak sama. Hal tersebut bisa di tinjau dari dimensinya
Adapun bisa dilihat kenayakan Seni Rupa murni yaitu dia dimensi (memiliki ukuran panjang dan lebar) dan karya tiga dimensi (memiliki ukuran panjang, lebar dan tebal)

  • Seni Rupa Terapan

Perbedaan juga terlihat dari Seni Rupa terapan dapat ditinjau melalui ukuran dan wujudnya serta nilai fungsionalnya bisa dilihat melalui dwi matra (dua dimensi) dan karya Seni teri matra (tiga dimensi)

Karya Seni rupa terapan selain untuk diciptakan sebagai benda yang praktis dapat juga di nikmati keindahan :

  • Sebagai sebuah proses keagamaan atau kerohanian.
  • Sebagai sarana pendidikan moral dimasyarakat
  • Sebagai saran pengungkapan emosi atau ekpresi pribadi
  • Sebagai sarana untuk mengenang sejarah yang telah terjadi.

4. Bedasarkan Nilai Fungsionalnya

Seni Rupa terapan merupakan Seni yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari dan selalu terkait dengan ketentuan berikut :

  • Terdapat proses produksi.
  • Bersifat praktis dan fungsional.
  • Menyesuaikan fungsi dan kebutuhan.
  • Tergantung terhadap selera masyarakat.
  • Menyesuaikan selera masyarakat.

Perbedaan seni rupa murni pada dasarnya bisa dilihat dari hal utama yaitu menurut kegunaan estetika dan keindahan. Berikut merupakan perbedaannya :

  • Diciptakan dengan tujuan sebagai hiasan atau pajangan untuk kaidah estetika saja.
  • Umumnya lukisan, patung atau grafis
  • Dibuat sesuai dengan keinginan dan ide dari pembuat secara bebas.
  • Media yang digunakan adalah Media seperti kanvas, kertas, atau dinding.

 

Sumber Gambar : PixaBay