5 Aplikasi Virtual Classroom Untuk Belajar di Rumah

Zaman yang serba digital seperti ini tentunya tidak boleh ketinggalan zaman, ditambah lagi adanya pandemi yang mewajibkan siswa untuk belajar di rumah. Berikut ini adalah aplikasi virtual classroom rekomendasi kami

Teknologi mengalami perkembangan yang cepat seiring waktu. Salah satu bidang yang terdampak positif karena perkembangan teknologi adalah pendidikan. Kini, dengan bantuan teknologi dan internet, pembelajaran bisa dilakukan secara jarak jauh dengan dukungan dari beberapa aplikasi virtual classroom yang akan dibahas kali ini.

Saat ini metode kegiatan belajar mengajar mengalami perubahan dibandingkan beberapa tahun ke belakang. Hal ini tak hanya dikarenakan perkembangan jaringan internet yang semakin bagus, melainkan juga karena terjadinya pandemi yang masih terus berlangsung hingga kini di seluruh belahan dunia.

Baca juga: Ini Baru Karya Anak Bangsa yang Mendunia

Sebenarnya, peran teknologi untuk bidang pendidikan sudah bisa kita rasakan sejak beberapa waktu ke belakang. Yaitu ketika hadirnya Ujian Nasional Berbasis Komputer. Kini, bukan hanya ujian saja, pemerintah juga mengharuskan pembelajaran sehari-hari dilakukan secara jarak jauh di rumah masing-masing.

Bagi kamu yang mencari materi mata pelajaran sekolah lengkap untuk pembelajaran daring silakan kunjungi situs https://pendidikanpedia.com.

Diperlukan media yang efektif dan efisien demi menunjang KBM online atau daring ini, dan virtual classroom atau kelas maya adalah solusinya.

Baca juga: 7 Negara dengan TKI Terbanyak dan Remitansi Tertinggi

Virtual classroom adalah media sederhana yang dapat berperan seperti kelas sungguhan, menghubungkan antara guru dan murid melalui jaringan/online. Apa sajakah aplikasi virtual classroom yang efektif untuk digunakan selama belajar di rumah? Berikut beberapa pilihannya.

1. Google Classroom

Google Classroom atau Ruang Kelas Google dalam bahasa Indonesia adalah aplikasi e-learning atau virtual classroom buatan perusahaan teknologi besar di dunia, yaitu Google.

Google Classroom memanfaatkan layanan-layanan Google lainnya untuk disatupadukan dan saling mendukung satu sama lain, contohnya siswa akan mendapatkan pemberitahuan melalui Gmail apabila ada tugas dan guru bisa membagikan file materi melalui Google Drive.

Baca juga: Daftar Sekolah Termahal di Indonesia Biaya per Tahun Ratusan Juta

Layanan aplikasi kelas maya ini gratis dan bisa digunakan baik untuk sekolah, institut pendidikan, lembaga non-profit, atau bahkan guru les private.

Dengan Google Classroom, guru bisa mengelompokkan para murid berdasarkan kelas maya yang dibuat dan mengundang mereka untuk masuk ke dalamnya. Nantinya di sana guru bisa langsung memberikan materi dan tugas kepada para murid.

Bagi siswa, mereka bisa mempelajari materi yang diberikan guru dan mengumpulkan tugasnya di kelas yang sama. Nantinya guru bisa memberikan nilai dari aplikasi e-learning ini. Siswa juga bisa langsung melihat hasil kerja dan nilai mereka melalui Google Classroom.

Melalui laman aplikasinya di Google Play Store, Google menyatakan bahwa aplikasi virtual classroom-nya ini benar-benar gratis dan tidak berisi iklan, data-data dan privasi pengguna juga tidak akan digunakan untuk tujuan iklan.

Baca juga: Mengapa Ada Orang yang Meninggal Saat Tidur?

Sudah gratis, kaya akan fitur lagi! Sekolah kamu sudah pakai Google Classroom juga, belum?

2. Edmodo

Edmodo merupakan aplikasi virtual classroom lainnya yang tidak kalah populer dengan Google Classroom. Fokus aplikasi ini adalah untuk menyediakan platform belajar digital tanpa penggunaan kertas sama sekali yang bisa digunakan oleh guru, siswa, dan orang tua siswa.

Dengan fokusnya itu, maka Edmodo bisa digunakan guru untuk langsung memberikan tugas secara digital tanpa kertas. Dan siswa juga bisa menyelesaikannya dan menyerahkan tugasnya kepada guru dalam bentuk digital.

Edmodo terintegrasi secara luas dengan aplikasi-aplikasi lainnya seperti layanan Google for Education, Microsoft Office dan Microsoft OneNote. Tentunya pengintegrasian ini diharapkan semakin memudahkan bagi guru dan siswa untuk melaksanakan KBM secara virtual.

Baca juga: Ternyata Bermain Game Merugikan Negara Indonesia Triliunan Rupiah

Yang menjadi salah satu kelebihan dari Edmodo adalah orang tua juga bisa ikut berperan dalam memantau dan melihat perkembangan anaknya melalui Edmodo. Dengan begitu, mereka bisa meninjau bagaimana pembelajaran yang dilakukan oleh sang buah hati.

Selain itu, Edmodo juga sudah dilengkapi dengan fitur raport virtual. Raport virtual ini tidak jauh beda dengan raport sungguhan pada umumnya, hanya saja berbentuk secara digital. Isinya merupakan ringkasan nilai-nilai yang diperoleh siswa selama mengikuti KBM dalam periode waktu tertentu/per semester.

3. SEVIMA EdLink

Aplikasi virtual classroom berikutnya merupakan karya asli anak bangsa, yaitu SEVIMA EdLink. Aplikasi e-learning ini lebih diperuntukkan kepada para mahasiswa atau jenjang perguruan tinggi. 

Dengan EdLink, pemberian materi perkualiah, informasi, dan tugas bisa dilakukan dosen dengan lebih mudah cukup melalui genggaman tangan saja.

Baca juga: Aplikasi Belajar Online Karya Anak Bangsa

Dosen dapat membuat kelas dan forum diskusi menggunakan aplikasi online learning ini. Di mana di dalamnya kamu bisa saling terhubung dengan teman sesama mahasiswa juga.

Ada 2 jenis forum, yaitu forum publik dan privat. Nantinya kamu bisa berbagi data, informasi, survey, acara, media dan lain sebagainya di situ.

Dosen juga dapat langsung memberikan tugas melalui kelas yang dibuatnya. Di kelas tersebut, dosen bisa langsung melihat semua jawaban mahasiswa.

Sementara bagi sisi mahasiswa, mereka bisa melihat semua jawaban mahasiswa lainnya di akhir. Ini akan membantu dosen dalam meninjau pemahaman mahasiswa akan materi perkuliahan dan membantu mahasiswa menambah referensi pembelajaran dari jawaban temannya.

Fitur direct message atau pesan pribadi juga tersedia pada aplikasi pembelajaran daring yang satu ini. Kamu bisa mengirim pesan pribadi baik kepada sesama teman mahasiswa maupun kepada dosen yang berada di forum yang sama.

Baca juga: Bagaimana Jika Semua Es di Bumi ini Meleleh?

Di dalam forum di EdLink, kamu juga bisa saling berbagi informasi melalui fitur post info. Membuat post acara, mengagendakan acara, dan membuat post survei bisa menjadi lebih mudah. Dengan bantuan dari SEVIMA EdLink, diharapkan kuliah daring bisa dilakukan lebih mudah dan cepat lewat genggaman tangan.

Kamu bisa download aplikasi e-learning ini di Google Play Store atau mengunjungi situsnya melalui laman resminya.

4. ClassDojo

ClassDojo merupakan aplikasi kelas online yang didesain sedemikian rupa menyenangkan agar para siswa mau belajar.

Salah satu desain yang menyenangkan tersebut dapat dilihat dari fitur avatar berupa karakter lucu yang bisa digunakan setiap siswa ketika berada di dalam kelas virtual ClassDojo.

Kelebihan lainnya dari aplikasi virtual classroom ini adalah para orang tua siswa bisa ikut bergabung. Bukan untuk mengikuti pembelajaran, melainkan untuk melihat perkembangan anak kesayangannya.

Baca juga: 5 Jenis Gelombang Otak yang Ada Pada Manusia

Di dalam kelas virtual, guru sebagai staff pengajar juga bisa memberikan respon, masukan, atau umpan balik kepada setiap orang tua siswa seperti saat pertemuan ketika pengambilan raport.

Ngomong-ngomong soal raport, ClassDojo juga dilengkapi dengan fitur statistik laporan perkembangan pembelajaran siswa yang menarik dan cukup lengkap.

Sama seperti aplikasi-aplikasi virtual classroom lainnya, ClassDojo tersedia secara gratis, tidak dipungut biaya sama sekali dan bisa digunakan baik oleh sekolah, staff pengajar, peserta didik, maupun orang tua peserta.

5. Schoology

Dan aplikasi kelas online terakhir adalah Schoology. Aplikasi ini dikembangan mengikuti pembelajaran K-12 yang menjadi istilah pada pendidikan dan teknologi di Amerika Serikat dari mulai jenjang TK hingga SMA.

Baca juga: 5 Hal yang Kita Pelajari dari Virus Corona Sejak Dimulainya Pandemi

Aplikasi virtual classroom Schoology ini diimplementasikan khusus kepada pendidikan tinggi dan juga pelatihan perusahaan. Fokus dan fitur utama dari Schoology adalah absensi peserta. Sehingga tenaga pengajar bisa tahu dengan pasti apakah peserta didiknya mengikuti pembelajaran atau tidak.

Itulah 5 aplikasi virtual classroom atau kelas virtual yang bisa digunakan untuk menunjang kebutuhan kegiatan belajar mengajar. Semua aplikasi di atas dapat diakses melalui komputer, laptop, atau smartphone bebasis Android.

Kini, dengan aplikasi kelas online seperti di atas, pembelajaran bisa dilakukan lebih cepat dan mudah dari rumah. Apakah kamu sudah pernah mencoba salah satu dari aplikasi di atas?

Baca juga: Apakah Boleh Menghisap Darah Pada Luka?

Ini adalah kolom publikasi artikel untuk guest post. Hubungi admin Sainsologi untuk berkontribusi dalam Nawala Sainsologi. Please contact sainsologi@gmail.com to guest post.
Exit mobile version