Rangkuman Materi Ekonomi Lengkap Kelas 12 SMA/SMK/MA

Rangkuman materi ekonomi secara lengkap untuk kelas 12 SMA maupun SMK serta MA tentunya meliputi aspek yang sangat komprehensif. Baik itu dari segi ringkasan materi ekonominya yang meliputi berbagai tahapan pencatatan dalam siklus akuntansi dari perusahaan dagang. Tentunya ada beberapa poin-poin penting sehingga akan memudahkan dalam memahami syarat serta akun-akun khusus dari perusahaan dagang dan juga terdapat metode pencatatannya.

Para murid kelas 12 tentu saja berada di akhir dari sekolah menengah atas tentu harus memahami tahap dari pengikhtisaran dari siklus akuntansi untuk perusahaan dagang. Tentunya hal itu yang membuat jurnal jurnal dalam penyesuaian. Oleh sebab itu, tentu  juga ada pada siklus akuntansi perusahaan dagang. 

Pembelajaran ekonomi pastinya juga akan meliputi manajemen. Baik itu dari segi istilah tujuan dan juga prinsip-prinsip serta fungsinya agar mencapai apa yang diinginkan. Para siswa juga akan dihadapkan dalam materi badan usaha di perekonomian Indonesia yang terdiri dari poin-poin tertentu yang berkaitan dengan tujuan serta fungsi maupun jenis dari BUMN tersebut.

Ringkasan materi dari pelajaran ekonomi ini juga mempelajari tentang kewirausahaan dan koperasi. Sebab, hal itu tidak bisa terpisahkan dari tatanan pelajaran ekonomi tersebut. Tentu saja hal itu guna membangun dan mengembangkan potensi serta kemampuan anggota masyarakat yang perlu diketahui oleh para siswa kelas 12. Semua hal itu tentunya nanti akan sangat berpengaruh untuk mempelajari bidang pendidikan itu pada tahap selanjutnya.

Jenjang pendidikan kelas 12 yang sudah sepantasnya memahami pelajaran sebelumnya. maka dari itu, semua pelajaran pelajaran harus dipahami dengan baik. Tentu saja hal itu membutuhkan rangkuman materi yang lengkap agar semuanya mudah dipahami. Sehingga setiap pembelajaran yang dilakukan nantinya lebih mudah dicerna dan juga akan mendapatkan hasil yang baik.

Ringkasan Materi Ekonomi: Tahap Pencatatan Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

  • Perusahaan dagang adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembelian barang dagangan (produk jadi/finished goods) dan menjualnya kembali tanpa merubah bentuk dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan (laba).
  • Barang dagangan (merchandise inventory) adalah barang yang dibeli perusahaan untuk dijual kembali.
  • Syarat penyerahan barang ada dua, yaitu:
    1. FOB Shipping Point (franco gudang penjual)
    2. FOB Distinationt Point (franco gudang pembeli)
  • Syarat pembayaran barang antara lain:
    1. Tunai atau kontan
    2. n/30
    3. n/EOM (End of Month)
    4. n/10 EOM
    5. 2/10, n/30
  • Akun-akun khusus perusahaan dagang:
    1. Akun pembelian barang
    2. Akun penjualan barang
    3. Akun retur pembelian dan pengurangan harga
    4. Akun retur penjualan dan pengurangan harga
    5. Akun utang dagang
    6. Akun piutang dagang
    7. Akun potongan pembelian
    8. Akun potongan penjualan
    9. Akun beban angkut penjualan
  • Metode pencatatan persediaan barang dagangan:
    1. Metode fisik atau periodik (Physical Inventory Method)
    2. Metode perpetual atau terus-menerus (Perpetual Inventory Method)
  • Jurnal khusus (special journal) adalah jurnal yang dirancang secara khusus untuk mencatat transaksi yang bersifat sama dan sering terjadi atau berulang-ulang, dengan tujuan agar dapat bekerja secara efektif dan efisien.
  • Jurnal khusus dalam akutansi perusahaan dagang terdiri atas empat macam:
    1. jurnal penerimaan kas,
    2. jurnal pengeluaran kas,
    3. jurnal pembelian,
    4. jurnal penjualan.
  • Jurnal umum (jurnal memorial) adalah buku jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi yang tidak dapat dicatat dalam keempat jurnal khusus (jurnal penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas, jurnal pembelian, dan jurnal penjualan).
  • Transaksi yang dicatat dalam jurnal umum antara lain:
    1. transaksi lain yang tidak dapat dicatat dalam jurnal khusus,
    2. ayat jurnal penyesuaian (adjustment entry),
    3. ayat jurnal koreksi (correcting entry),
    4. ayat jurnal penutup (closing entry),
    5. ayat jurnal pembalikan (reversing entry).
  • Perbedaan antara jurnal khusus dengan jurnal umum antara lain:
    • jurnal umum biasanya terdiri atas dua kolom, sedangkan jurnal khusus terdiri atas banyak kolom,
    • jurnal umum untuk mencatat transaksi yang bersifat insidental, sedangkan jurnal khusus untuk mencatat transaksi yang bersifat sama atau sering terjadi.
  • Dalam perusahaan dagang terdapat dua macam buku besar, yaitu:
    1. buku besar utama (ledger),
    2. buku besar pembantu (subsidiary ledger).

Ringkasan Materi Ekonomi: Tahap Pengikhtisaran Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

  • Jurnal penyesuaian (adjustment journal) adalah jurnal untuk mengadakan penyesuaian catatan-catatan dengan keadaan atau fakta yang sebenarnya pada akhir periode.
  • Kertas kerja atau neraca lajur (work sheet) adalah suatu kertas berkolom-kolom atau berlajur-lajur yang direncanakan secara khusus untuk menghimpun semua data akuntansi yang dibutuhkan pada saat perusahaan akan menyusun laporan keuangan.
  • Harga Pokok Penjualan (cost of goods sold) adalah harga pokok dari barang-barang yang telah laku dijual selama periode tertentu.
  • Laporan keuangan (financial statement) adalah hasil akhir dari akuntansi yang merupakan suatu ringkasan transaksi keuangan.
  • Laporan keuangan yang disusun dalam perusahaan dagang meliputi:
    • Laporan laba/rugi, yaitu laporan yang menunjukkan pendapatan dan beban pada akhir periode akuntansi.
  • Laporan laba rugi atau perhitungan laba rugi dapat disajikan dalam dua bentuk, yaitu:
    1. Tahap Langsung (Single Step)
    2. Bentuk Bertahap (Multiple Step)
  • Laporan perubahan modal, merupakan laporan yang menunjukkan adanya perubahan modal dari modal awal menjadi modal akhir.
  • Neraca (balance sheet), adalah laporan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada akhir periode, tentang besarnya harta, utang, dan modal perusahaan.
  • Laporan arus kas

Rangkuman Materi Ekonomi: Tahap Penutupan Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

  • Jurnal penutup adalah jurnal untuk memindahkan saldo perkiraan sementara ke perkiraan tetap pada akhir periode akuntansi.
  • Penutupan buku besar dilakukan dengan cara memindahkan catatan dari jurnal penyesuaian dan jurnal penutup.
  • Neraca saldo setelah penutupan merupakan saldo-saldo akun riil setelah dilakukan penutupan buku besar, dan sebagai awal untuk pencatatan akuntansi periode berikutnya.
  • Jurnal pembalik merupakan kebalikan jurnal penyesuaian. Adapun yang perlu dibuat jurnal pembalik antara lain penyesuaian piutang pendapatan, utang beban, beban dibayar di muka (saat membayar dicatat sebagai beban), dan pendapatan diterima di muka (saat menerima dicatat sebagai pendapatan).

Ringkasan Materi Ekonomi: Manajemen

  • Istilah manajemen mempunyai tiga arti, sebagai suatu proses yang khas, sebagai kolektivitas orang yang melakukan aktivitas manajemen, dan sebagai suatu seni/ ilmu. Pengertian manajemen dapat disimpulkan, sebagai suatu seni atau ilmu perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan dari pada sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
  • Tingkatan manajemen dibagi menjadi top management (manajemen puncak), middle management (manajemen menengah), dan lower management (manajemen bawah).
  • Prinsip manajemen menurut Henry Fayol meliputi 14 prinsip, yaitu pembagian kerja, kekuasaan dan tanggung jawab, disiplin, kesatuan perintah, kesatuan arah, mengutamakan kepentingan umum, pembayaran upah yang adil, pemusatan, Rantai skala, tata tertib, keadilan, stabilitas pegawai, inisiatif, dan jiwa kesatuan.
  • Fungsi manajemen pada intinya terdiri atas 4 macam, yaitu:
    1. Fungsi perencanaan (Planning)
    2. Fungsi pengorganiaasian (Organizing)
    3. Fungsi penggerakan (Actuating)
    4. Fungsi pengawasan (Controlling)
  • Perencanaan dibagi menjadi tiga, yaitu perencanaan jangka pendek, perencanaan jangka menengah dan perencanaan jangka panjang. Sedangkan perencanaan yang baik harus berpedoman pada 5 W dan 1 H, yang terdiri atas what, why, where, when, who, dan how.
  • Dalam penyusunan struktur organisasi terdapat 3 (tiga) jenis hubungan, yaitu:
    1. Struktur organisasi garis
    2. Struktur organisasi fungsional atau staf
    3. Struktur organisasi garis dan staf
  • Metode yang digunakan dalam pengawasan terdiri atas metode observasi langsung, metode statistik, dan metode laporan (baik laporan lisan, maupun laponan tertulis).
  • Kepemimpinan adalah seseorang yang dapat memengaruhi tingkah laku perbuatan orang lain, agar dapat menurut kehendaknya, meskipun tidak ada ikatan yang kokoh dalam suatu organisasi. Tipe pemimpin atau manajer, yaitu manajer yang bersifat otokrasi, manajer yang bersifat demokratis, dan manajer yang bersifat bebas.
  • Menurut Blake dan Mouten, tipe atau gaya kepemimpinan seseorang terdiri atas tipe pemimpin deserter, misionaris, kompromis, otokrat, dan eksekutif.
  • Bidang-bidang manajemen terdiri atas:
  • Manajemen produksi, adalah pelaksanaan kegiatan manajemen terhadap sistem produksi dengan tujuan agar produksi dapat berjalan secara efektif dan efisien. Proses kegiatan produksi meliputi pemilihan, perancangan, pengoperasian, pengawasan dan pembaharuan.
  • Manajemen pemasaran, adalah penerapan fungsi manajemen dalam kegiatan penciptaan dan penyerahan barang atau jasa kepada konsumen/masyarakat, agar dapat memperluas pasar bagi kemajuan suatu perusahaan ataupun industri.
  • Manajemen personalia, adalah penerapan fungsi manajemen dalam hal pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, dan pemeliharaan terhadap sumber daya manusia secara terpadu untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Ruang lingkup manajemen personalia antara lain pengadaan pegawai, pengembangan pegawai, pemberian kompensasi atau gaji pegawai, pengintegrasian, dan pemeliharaan pegawai.
  • Manajemen keuangan, adalah aktivitas dan fungsi manajemen untuk menyediakan segala kebutuhan finansial yang berkaitan dengan operasional perusahaan atau organisasi.
  • Manajemen administrasi/akuntansi, adalah cara mengajukan informasi mengenai administrasi atau akuntansi sedemikian rupa sehingga dapat membantu manajemen dalam menentukan garis-garis kebijakan dan operasional sehari-hari pada suatu perusahaan.

Ringkasan Materi Ekonomi: Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia

  • Badan usaha adalah suatu kesatuan yuridis ekonomis yang medirikan usaha untuk mencari keuntungan. Kesatuan yuridis ekonomis itu terdiri atas seorang atau sekelompok orang yang berorganisasi (bekerja sama) dalam bidang ekonomi yang bertujuan mencari keuntungan dengan mendirikan suatu perusahaan yang menghasilkan barang dan jasa secara efektif dan efisien.
  • Ciri-ciri badan usaha antara lain:
    1. bertujuan mencari keuntungan,
    2. menggunakan modal dan tenaga kerja,
    3. aktivitas operasional perusahaan di bawah pimpinan seorang usahawan.
  • Fungsi badan usaha dalam melaksanakan kegiatannya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
  • Fungsi manajemen, meliputi tugas-tugas yang harus dimiliki oleh seorang pimpinan untuk menjalankan kegiatan-kegiatan dalam suatu badan usaha.
  • Fungsi operasional, berupa pelaksanaan atas suatu kegiatan badan usaha dalam rangka menghasilkan keuntungan atau laba.
  • Jenis-jenis badan usaha dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
    • berdasarkan lapangan usaha, digolongkan menjadi lima jenis, yaitu yang bergerak di bidang ekstraktif, industri, agraris, perdagangan, dan jasa.
    • berdasarkan kepemilikan modal, dibedakan menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), dan Badan usaha campuran.
  • Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya milik negara, yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan.
  • BUMN digolongkan menjadi Perusahaan Jawatan (Perjan), Perusahaan Umum (Perum), dan Perusahaan Perseroan (Persero).
  • Badan Usaha Perusahaan Daerah adalah badan usaha yang dimiliki oleh pemerintah daerah.
  • Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) adalah badan usaha yang seluruh modalnya dimiliki oleh swasta, dapat berbentuk perseorangan maupun persekutuan.
  • BUMS dapat dibedakan dalam bentuk badan usaha perseorangan, firma, persekutuan komanditer, perseroan terbatas, dan koperasi. Badan usaha campuran adalah badan usaha yang modalnya sebagian milik pemerintah dan sebagian milik swasta.
  • Penggabungan atau kombinasi badan usaha adalah kerja sama beberapa perusahaan atau badan usaha yang semula berdiri sendiri-sendiri.
  • Jenis kombinasi dibedakan menjadi dua, yaitu:
    • Kombinasi Vertikal
    • Kombinasi Horizontal atau paralelisasi
  • Bentuk-bentuk penggabungan badan usaha:
    • Kartel
    • Trust
    • Holding Company
    • Concern
    • Corner dan Ring
    • Syndikat
    • Merger
    • Joint Venture
    • Production Sharing

Ringkasan Materi Ekonomi: Koperasi dan Kewirausahaan

  • Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hokum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.
  • Fungsi dan peran koperasi adalah sebagai berikut.
    1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
    2. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan masyarakat dan manusia.
    3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.
    4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
  • Tingkatan dalam organisasi koperasi, yaitu sebagai berikut.
    1. Koperasi Primer
    2. Koperasi Pusat
    3. Koperasi Gabungan
    4. Koperasi Induk
  • Koperasi Unit Desa (KUD) adalah organisasi ekonomi rakyat di pedesaan yang pembentukannya dilakukan oleh seluruh warga masyarakat desa tersebut yang wilayahnya meliputi satu kecamatan.
  • Tujuan pembentukan KUD sebagai berikut.
  • Menjamin terlaksananya program peningkatan produksi pertanian, khususnya produksi pangan.
  • Memberikan kepastian pada masyarakat desa, bahwa mereka tidak hanya bertanggung jawab atas peningkatan produksi saja, tetapi juga secara nyata dapat memetik dan menikmati hasilnya guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya.
  • Koperasi sekolah adalah koperasi yang anggotanya murid/siswa pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan sekolah-sekolah tempat pendidikan yang setaraf dengan itu.
  • Kewirausahaan adalah keberanian untuk melakukan usaha memenuhi kebutuhan hidup dengan cara memanfaatkan segala potensi dengantujuan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi dirinya maupun orang lain.
  • Peranan wirausahawan dapat meningkatkan kegiatan ekonomi, memajukan ekonomi, meningkatkan taraf hidup, mengurangi pengangguran, mengatasi ketegangan sosial, meningkatkan perdagangan, meningkatkan devisa, dan meningkatkan pengelolaan sumber daya.
  • Persyaratan dasar wirausaha yaitu 8K dan 7P, sedangkan sektor atau bidang usaha dalam kegiatan wirausaha ada dua macam, yaitu:
    1. Sektor ekonomi formal, baik di bidang industri, perdagangan, jasa, dan transportasi maupun agraris.
    2. Sektor ekonomi informal, baik dalam bidang perdagangan, industri rakyat, jasa maupun agraris.
  • Konsep wirausahawan profesional di antaranya: mengenal produknya, yakin terhadap produknya, tidak berdebat dengan pelanggan, memiliki jiwa antusias, komunikatif dalam negosiasi, ramah dalam pelayanan, santun dalam penampilan, menciptakan transaksi, memenuhi kebutuhan pelanggan, jujur, berani dan mempunyai keberanian.