Rangkuman Materi Sejarah Lengkap Kelas 12 SMA/SMK/MA

Rangkuman materi sejarah yang lengkap untuk kelas 12 SMA maupun juga SMK, hal itu meliputi pembelajaran tentang proklamasi kemerdekaan Indonesia dan juga responnya dari pihak internasional. Kemudian ada beberapa poin penting yang perlu diingat oleh para murid dalam memahami hal tersebut. Lalu juga terdapat perkembangan iptek dari era globalisasi itu meliputi aspek luar angkasa, persenjataan, dan lainnya.

Sejarah yang dipelajari oleh anak kelas 12 SMA tentunya sudah mengacu pada materi tentang peran aktif bangsa Indonesia pada saat terjadinya perang dingin. Rangkuman tersebut terdapat beberapa poin penting sehingga akan memudahkan untuk memahami apa saja yang terjadi pada saat itu. Kemudian ada juga Indonesia yaitu pada gerakan non blok dan adanya pengiriman kontingen dari Garuda untuk misi perdamaian dan peran Indonesia pada ASEAN.

Pembelajaran secara komprehensif juga meliputi seperti halnya organisasi global maupun regional. Kemudian ada pengaruhnya terhadap Indonesia yang terdapat pada beberapa poin penting. Selain itu juga ada sejarah kontemporer dari dunia yang memang mempengaruhi sejarah dan adanya beberapa hal yang terjadi hingga saat ini. Apalagi kontemporer dari Jerman timur ataupun yang lainnya akan dirincikan.

Berbicara tentang sejarah dan pembelajarannya tentu tidak akan lengkap tanpa adanya konflik-konflik. Oleh sebab itu, dalam pelajaran sejarah untuk kelas 12 Ini adanya ringkasan ataupun rangkuman materi yang berkaitan tentang konflik yang ada di berbagai belahan dunia tentunya seperti di asia tenggara selatan timur, maupun tengah bahkan di Afrika Eropa maupun juga Amerika latin. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui apa yang terjadi pada saat hal itu terjadi. Sehingga mempengaruhi beberapa hal yang ada sampai saat ini.

Untuk itu para murid tentunya akan lebih memahami hal tersebut dengan lebih detail jika pembelajarannya dilakukan secara bertahap. Apalagi pembelajaran tersebut juga akan menunjang proses tahap pencernaan materi baik itu untuk ujian maupun ulangan.

Bab 1: Respon Internasional Terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

1. Arti Penting Proklamasi dan Pengakuan Kemerdekaan Indonesia oleh Negara lain

  1. Bagi bangsa Indonesia proklamasi memberikan dorongan dan rangsangan bahwa sejak saat itu bangsa Indonesia mempunyai kedudukan yang sama dan sederajat dengan bangsa-bangsa lain yang sudah merdeka dalam pergaulan dunia. Mempunyai hak dan kewajiban untuk mengisi dan mempertahankan kemerdekaan yang telah diperoleh dan memperjuangkan tercapainya cita-cita nasional bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia telah mengambil sikap untuk menentukan nasib sendiri beserta tanah airnya dalam segala aspek kehidupan.
  2. Kemerdekaan suatu negara tidak cukup hanya melalui perjuangan di level domestik saja, tetapi juga membutuhkan perjuangan di level internasional. Mendapatkan pengakuan dari Negara lain adalah salah satu perjuangan Indonesia di level Internasional untuk memulai eksistensinya. Pengakuan kedaulatan kepada suatu negara oleh negara lain menjadi salah satu syarat berdirinya sebuah Negara.
  3. Untuk dapat benar-benar terbebas dari penjajah dan merdeka menjadi sebuah negara, Indonesia harus memenuhi dua unsur pembentuk negara, yaitu unsur konstitutif dan juga unsur deklaratif. Kalau kita lihat dari segi unsur konsitutif yang meliputi wilayah, rakyat, dan pemerintah yang berdaulat, Indonesia sudah memenuhinya. Akan tetapi, Indonesia paska proklamasi masih belum memenuhi unsur deklaratif, yaitu pengakuan dari negara-negara lainnya.
  4. Pengakuan negara terhadap negara lain dapat dibedakan menjadi dua, yaitu pengakuan secara de facto dan de Jure.
  5. Pengakuan yang didapatkan Indonesia sebagai Negara berdaulat memiliki makna yang penting dalam eksistensi Indonesia di dunia.

2. Respon Negara-Negara Lain terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

  1. Pengakuan Kemerdekaan Indonesia dari negara lain bisa menjadi sangat penting dalam perkembangan Indonesia di masa depan.
  2. Mesir adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Lebih penting lagi, Mesir ikut menggalang dukungan dari Liga Arab agar menerima kedaulatan Indonesia di mata hukum internasional.
  3. India kemudian menjadi penggagas resolusi bangsa-bangsa Asia-Afrika yang mengecam agresi militer Belanda ke Yogyakarta pada Desember 1948. Nehru menggelar konferensi Asia, yang berhasil mengumpulkan dukungan Pakistan, Sri Lanka, Nepal, Libanon, Suriah, serta Irak, untuk mendesak Belanda keluar dari wilayah RI.
  4. Australia kemudian masuk sebagai anggota Komisi Tiga Negara untuk menengahi proses gencatan senjata antara Belanda-RI pada 25 Agustus 1947.
  5. Takhta Suci Vatikan merupakan salah satu negara Eropa pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia, ditandai dengan pembukaan misi diplomatik Vatikan di Jakarta pada tahun 1947 di tingkat Apostolic Delegate , misi diplomatik setara dengan Kedutaan Besar namun tanpa konsulat dan tanpa kewenangan mengeluarkan visa.
  6. Kontak Indonesia dengan PBB dimulai setelah India dan Australia mengajukan masalah Indonesia dan Belanda untuk dimasukkan dalam agenda Dewan Keamanan PBB pada tanggal 31 Juli 1947.
  7. Pemerintah Belanda belum atau tidak pernah secara resmi menyerahkan kedaulatan kepada Pemerintah RI tapi hanya memberikan kedaulatan kepada RIS.

Bab 2: Perkembangan Iptek dalam Era Globalisasi

1. Perkembangan Teknologi Luar Angkasa dan Persenjataan

  1. Teknologi luar angkasa adalah teknologi yang digunakan untuk pergi, dan mengambil objek dari luar angkasa.
  2. Luar angkasa atau antariksa adalah bagian luar dari atmosfer, yang merupakan hamparan kosong dan hampa udara.
  3. Pengembangan teknologi luar angkasa bermula dari penemuan roket
  4. Wernher Von Braun merupakan ilmuwan Jerman yang terkenal di bidang roket dan luar angkasa
  5. Perlombaan keluar angkasa menarik perhatian dunia dipelopori persaingan antara Uni Soviet dan Amerika Serikat pada masa Perang Dingin
  6. Jenis-jenis teknologi luar angkasa antara lain pesawat ulang-alik, perisai panas ablaptif, aerobot, roket boster, lunar rover, mars rover, dan satelit
  7. Indonesia pernah menjadi Negara ketiga setelah Amerika Serikat dan Kanada yang memiliki satelit komunikasi
  8. Persenjataan menjadi prioritas utama yang dikembangkan oleh Negara pada masa Perang Dunia
  9. Jenis-jenis teknologi senjata antara lain senapan, tank, big bertha, Paris Gun, pesawat terbang, kapal selam, senjata kimia, dan senjata biologi
  10. Penggunaan teknologi luar angkasa dan persenjataan memiliki dampak positif maupun negative bagi manusia dan lingkungan

2. Perkembangan Teknologi Komunikasi Informasi dan Teknologi Transportasi

  1. Teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses atau mentransfer data dari satu perangkat ke perangkat lainnya.
  2. Teknologi informasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan input, proses, dan ouput dalam sebuah pemrosesan informasi.
  3. Teknologi komunikasi telepon diciptakan oleh Aexander Graham Bell
  4. Teknologi komunikasi radio diciptakan oleh Guglielmo Marconi
  5. Teknologi televisi diciptakan oleh Paul Gootlieb Nipkow
  6. Teknologi computer diciptakan oleh Charles Babbage
  7. Teknologi internet diciptakan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat
  8. Perkembangan teknologi dan informasi senantiasa mengalami perkembangan dari masa ke masa, melibatkan uji coba dan penyempurnaan dari beberapa pihak, serta memiliki manfaat dan pengaruh luas.
  9. Jenis-jenis pengembangan teknologi komunikasi informasi antara lain: Handphone, radio internet, televisi canggih, laptop, dan media social
  10. Dunia transportasi berjalan cepat pasca Revolusi Industry
  11. Ide teknologi mesin uap ditemukan oleh Heron kemudian dikembangkan oleh James Watt
  12. Teknologi kereta api uap diciptakan oleh Richard Trevithick
  13. Teknologi kereta api listrik diciptakan oleh Werner Von Siemens
  14. Teknologi mobil bermesin pembakaran dalam diciptakan oleh Jean Lenoir
  15. Teknologi motor berbahan bakar diciptakan oleh Gottlieb Daimier dan Wilhem Maybach
  16. Teknologi balon udara diciptakan oleh Ferdinan Von Zeppelin
  17. Teknologi pesawat terbang diciptakan oleh Orville dan Wilbur Wright
  18. Jenis-jenis teknologi transportasi antara lain: kereta api cepat, mobil cepat, motor cepat, kapal laut cepat, dan pesawat cepat
  19. Dampak Teknologi Komunikasi Informasi antara lain: memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi secara cepat, kapan saja, dan dimana saja; membuka wawasan terutama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi; mendorong modernisasi dan perubahan dalam masyarakat; melahirkan gaya hidup baru terutama pada masyarakat perkotaan; membuka jaringan social, politik, ekonomi, dan budaya secara
  20. Dampak Teknologi Transportasi antara lain: memudahkan masyarakat dalam melakukan mobilitas sosial geografis; membuka ruang antara satu tempat dengan tempat lainnya; memperlancar arus produksi, distribusi, dan konsumsi barang atau jasa; menambah fasilitas dan pelayanan dalam transportasi berbasis public; sebagai tolak ukur kemajuan pembangunan di suatu negara

Bab 3: Peran Aktif Bangsa Indonesia pada masa Perang Dingin

A. Rangkuman Kegiatan Pembelajaran Pertama: Peran Indonesia pada penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika di Bandung Tahun 1955 pada masa perang dingin

  1. Perang Dingin adalah periode yang berlangsung dari setelah Perang Dunia II hingga runtuhnya Uni Sovyet yang ditandai dengan perseteruan antara kelompok Blok Barat (negara-negara kapitalis dipimpin oleh Amerika Serikat) dan Blok Timur (negara komunis Dipimpin oleh Uni Sovyet). Dua negara besar, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet yang memiliki perbedaan paham atau ideologi berkeinginan untuk berkuasa.
  2. Konferensi Asia Afrika merupakan sebuah konferensi tingkat tinggi yang diadakan oleh negara-negara dari Asia dan Afrika. Konferensi ini diadakan pada tanggal 18-24 April 1955 dan sering disebut Konferensi Bandung karena diselenggarakan di Gedung Merdeka, Bandung.
  3. Konferensi Asia Afrika merupakan gagasan yang diajukan dalam Konferensi Kolombo, yang dihadiri oleh Indonesia, India, Birma, Pakistan dan Srilangka pada bulan April 1954. Selanjutnya usul tersebut di tindak lanjuti dalam Konferensi Bogor yang diadakan akhir bulan Desember 1954 dan bertujuan untuk mempererat solidaritas negara-negara di Asia dan Afrika serta melawan kolonialisme barat
  4. Pada bulan April 1955 Konferensi Asia Afrika diselenggarakan yang dihadiri oleh 29 negara yang menghasilkan suatu keputusan yang dikenal dengan “Dasasila Bandung”. Konferensi Asia Afrika sebagai momentum histroris yang sangat penting dalam sejarah dunia karena mempunyai dampak yang tak ternilai terhadap gerak perjuangan dalam usaha membebaskan diri dari kaum imperialis.
  5. Semangat Bandung menaikkan citra di dunia Internasional khususnya bagi bangsa Afrika.
  6. Konferensi ini akhirnya membawa kepada terbentuknya Gerakan Non-Blok pada tahun 1961.

B. Peran Indonesia pada Gerakan Non Blok dalam masa perang dingin

  1. Gerakan Non Blok (GNB) didirikan dilatarbelakangi oleh munculnya dua blok, yaitu Blok Barat di bawah Amerika Serikat dan Blok Timur di bawah Uni Soviet yang saling memperebutkan pengaruh di dunia dan adanya kecemasan negara-negara yang baru merdeka dan negara-negara berkembang, sehingga berupaya meredakan ketegangan dunia.
  2. Gerakan Non-Blok itu sendiri lahir dari pertemuan puncak Asia-Afrika pada konferensi yang diadakan di Bandung, Indonesia, pada tahun 1955. Di sana, negara-negara yang tidak memihak blok tertentu telah menyatakan keinginan mereka untuk tidak terlibat dalam konfrontasi Ideologi Barat – Timur dan Kwame Nkrumah dari Ghana
  3. Tujuan utama dari GNB ialah menciptakan perdamaian dunia diantara Blok Barat dan Blok Timur serta meredakan ketegangan dunia bagi negara baru merdeka dan berkembang.
  4. Berdirinya Gerakan Non Blok (Non Aligned Movement) diprakarsai oleh para pemimpin negara dari Indonesia (Presiden Soekarno), Republik Persatuan Arab–Mesir (Presiden Gamal Abdul Nasser), India (Perdana Menteri Pandith Jawaharlal Nehru), Yugoslavia (Presiden Joseph Broz Tito), dan Ghana (Presiden Kwame Nkrumah).
  5. Peran Indonesia pada Gerakan Non Blok adalah sebagai pendiri dan pernah Tuan Rumah penyelenggaraan KTT Geraan Non Blok ke X.
  6. GNB mencari perdamaian yang berkelanjutan melalui pemerintah global dan mewujudkan adanya rasa optimisme bahwa GNB dapat memainkan peran yang sangat penting dalam mempromosikan perdamaian dan stabilitas.
  7. Kerjasama antara anggota-anggota GNB dapat memiliki dampak positif pada situasi ekonomi dunia. Dengan menciptakan tata hubungan ekonomi Internasional yang masih seimbang, dan memperluas partisipasi negara-negara berkembang dalam proses pengambilan keputusan mengenai masalah-masalah ekonomi dunia.

C. Peran Indonesia dalam misi perdamaian pengiriman Kontingen Garuda pada Masa Perang Dingin

  1. Indonesia terlibat dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB. Sesuai Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 alinea IV, salah satu tujuan negara yakni menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
  2. Indonesia diberi kepercayaan oleh PBB untuk mengirim personel keamanan terbaiknya dalam menjalankan Misi Pemerliharaan Perdamaian. Pasukan tentara, kepolisian, dan sipil Indonesia dikenal dengan nama Kontingen Garuda.
  3. Pada masa perang dingin, Indonesia telah berperan aktif mengirimkan Kontingen Garuda ke negara negara yang berkonflik.4. Sejak misi pertamanya tahun 1957, Kontingen garuda sampai sekarang masih aktif dalam melakukan

D. Peran Indonesia dalam ASEAN pada Masa Perang Dingin

  1. Perebutan pengaruh ideologi negara-negara besar dan konflik antar negara di kawasan akan dapat mengganggu stabilitas kawasan sehingga menghambat pembangunan.
  2. ASEAN didirkan untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, aman, stabil dan sejahtera.
  3. Pada masa perang dingin Indonesia telah berperan sebagai salah satu pemrakarsa berdirinya ASEAN, dan juga dipercaya untuk menyelenggarakan KTT ASEAN pertama di Bali.
  4. Keberadaan ASEAN ternyata sejalan dengan sikap politik Indonesia yang mengacu politik bebas-aktif.
  5. Peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di kawasan Asia Tenggara ini terlihat saat Indonesia membantu mewujudkan perdamaian konflik di Kamboja dan Vietnam.

Bab 4: Organisasi Regional dan Global dan Pengaruhnya Terhadap Bangsa Indonesia

A. Organisai Regional dan Pengaruhnya Terhadap Bangsa Indonesia

  1. Setiap negara dan bangsa tidak dapat hidup menyendiri dan menutup diri dari pengaruh luar. Ia membutuhkan kerjasama dengan bangsa dan negara lain untuk saling membantu dan melengkapi.
  2. Kerjasama dalam bentuk organisasi regional dapat berupa kerjasama di bidang militer atau pertahanan dan ada juga yang bersifat ekonomi. Cakupan kerjasama yang bersifat letak suatu wilayah dikenal dengan sebutan kerjasama regional.
  3. NATO (North Atlantic Treaty Organization, Pakta Pertahanan Atlantik Utara) merupakan sebuah organisasi internasional untuk keamanan bersama yang didirikan berdasarkan Persetujuan Atlantik Utara yang ditanda tangani di Washington, DC pada 4 April 1949. Bermarkas di Paris, Perancis. Dilatarbelakangi oleh keinginan mempertahankan dominasi Amerika Serikat dan sekutunya terhadap Uni Soviet.
  4. SEATO adalah organisasi yang didirikan untuk memblokade berkembangnya komunisme di kawasan Asia Tenggara.
  5. Pakta Warsawa merupakan aliansi militer negara-negara Blok Timur (Eropa Timur), yang bertujuan mengorganisasikan diri terhadap kemungkinan ancaman dari aliansi NATO.
  6. Organisasi Pakta Sentral (Pakta Organisasi Timur Tengah atau METO) merupakan suatu persetujuan yang ditandatangani pada Februari 1955 antara Turki dan Irak, dan terbuka bagi tiap negara anggota dari Liga Arab atau negara mana pun yang ada hubungannya dengan keamanan dan perdamaian di Timur Tengah dan yang sepenuhnya diakui oleh keduabelah.
  7. ANZUS mengkoordinasikan pertahanan bersama di kawasan Pasifik, membendung pengaruh komunisme yang dianggap sebagai agresor di kawasan Asia-Pasifik terutama dari RRC dan Uni Soviet.
  8. SAARC adalah suatu organisasi regional untuk mewadahi tiap-tiap negara Asia Selatan demi mewujudkan kawasan yang terintegrasi dan demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang maksimal, kesejahteraan rakyatnya, dan perdamaian di tiap-tiap negara.
  9. APEC merupakan penjabaran dari forum kerja sama regional dalam bidang ekonomi di kawasan Asia Pasifik.
  10. MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa) merupakan kerjasama regional yang anggota-anggotanya meliputi negara-negara di kawasan Eropa Barat. dengan tujuan menyelaraskan gerak kegiatan ekonomi, pengembangan yang mantap dan seimbang, stabilitas ekonomi yang lebih mantap, dan perbaikan taraf hidup masyarakat (Eropa).
  11. Konsep AFTA (Asean Afree trade area) lahir untuk mempermudah dan meningkatkan pedagangan di antara negara-negara di Asia Tenggara.
  12. CAFTA (Central America Free Trade Agreement= Perjanjian Pasar Bebas Amerika Tengah) CAFTA dirancang untuk mendukung kepentingan keamanan nasional AS dengan memajukan integrasi regional, perdamaian, dan stabilitas.
  13. NAFTA dibentuk oleh negara Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kesepakatan untuk membentuk kawasan perdagangan bebas.

B. Organisasi Global dan Pengaruhnya Terhadap Bangsa Indonesia

  1. Cakupan kerjasama yang sifatnya mendunia atau luas dikenal dengan sebutan kerjasama global. Kerjasama dalam bentuk organisasi global dapat berupa kerjasama di bidang militer atau pertahanan dan ada juga yang bersifat ekonomi.
  2. OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries atau Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi) adalah organisasi yang bertujuan menegosiasikan masalah-masalah mengenai produksi, harga dan hak konsesi minyak bumi dengan perusahaan-perusahaan minyak.
  3. General Agreement on Tariffs and Trade, GATT atau Perjanjian Umum Tarif dan Perdagangan adalah perjanjian multilateral yang mengatur perdagangan internasional.
  4. Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization, WTO) adalah sebuah organisasi internasional yang menaungi upaya untuk meliberalisasi perdagangan.

Bab 5: Sejarah Kontemporer Dunia

A. Sejarah Kontemporer Runtuhnya Vietnam Selatan

  1. Awal berdirinya Vietnam Selatan itu ketika Perancis berusaha mendirikan negara-negara boneka di kawasan Indocina di akhir Perang Dunia ke II. Dengan hadirnya Vietnam Selatan, otomatis membuat Vietnam terpecah.
  2. peperangan yang terjadi di Vietnam ini merupakan peperangan kepentingan Blok Barat dan Blok Timur
  3. Vietnam Utara yang dipimpin oleh Ho Chi Minh mendapat pengakuan dari Rusia dan Tiongkok pada tanggal 31 Januari 1950. Kemudian Vietnam Selatan yang dipimpin oleh Bao Dai juga mendapat pengakuan dari Amerika Serikat dan Inggris.
  4. Perang Indocina Kedua, adalah sebuah perang yang terjadi antara 1957 dan 1975 di Vietnam. Perang ini merupakan bagian dari Perang Dingin antara dua kubu ideologi besar. Pada perang ini Vietnam Selatan kalah. Hal itu menandakan menyerahnya pemerintahan Vietnam Selatan tanpa syarat kepada Vietcong, dan kejatuhan Saigon pun menandakan berakhirnya Perang Vietnam dengan kemenangan Vietnam Utara. Hal ini menjadi periode awal transisi Vietnam menjadi satu negara yang utuh.

B. Sejarah Kontemporer Apartheid di Afrika Selatan

  1. Apartheid adalah sistem pemisahan ras yang diterapkan oleh suatu pemerintahan dengan tujuan untuk melindungi hak-hak istimewa dari suatu ras atau bangsa.
  2. Politik Apartheid dirancang oleh Hendrik Verwoed yang pada prakteknya menjurus pada pemisahan warna kulit dan terjadinya penistaan dari kaum penguasa kulit putih terhadap rakyat kulit hitam.
  3. Apharteid mulai dipraktekan oleh pemerintah kulit putih Belanda di Afrika Selatan dari sekitar awal abad ke-20 hingga tahun 1990 dan berkembang menjadi suatu kebijakan politik dan menjadi politik resmi pemerintahan Afrika Selatan yang terdiri dari program dan peraturan yang bertujuan untuk melestarikan pemisahan rasial secara struktural sampai akhirnya dihapuskan pada tahun 1990.4. Politik Apartheid yang mengadakan pemisahan pembangunan daerah-daerah pemukiman untuk memecah belah persatuan dan kesatuan Afrika Selatan, sekaligus mengamankan pemerintahan minoritas bangsa kulit putih di daerah itu.
  4. Rakyat Afrika selatan bangkit mengadakan perlawanan mennetang Apartheid, mereka memberikan perlawanan dengan membentuk organisasi modern yakni African National Congress (ANC).
  5. ANC adalah partai politik yang dibentuk untuk mengalahkan dominasi politik kulit putih pada tahun 1952 di bawah pimpinan Nelson Mandela.
  6. Perjuangan rakyat Afriak Selatan tidak sia sia dengan dihapuskannya politik Apartheid.
  7. Kemenangan Mandela pada pemilu antirasial merupakan puncak dari perjuangan rakyat Afrika Selatan dan pembebasan kaum kulit hitam Afrika Selatan dari penindasan kaum kulit putih. Kemenangannya dalam pemilihan demokratis dan multirasial pertama kali sepanjang 340 tahun sejarah Afrika Selatan dan pada bulan Mei 1994 membawa perubahan besar bagi negeri itu.
  8. Nelson Mandela merupakan Presiden Afrika Selatan pada tahun 1994-1999. Ia merupakan presiden kulit hitam pertama bagi Afrika Selatan. Perjuangannya masuk ke dunia politik tidak mudah, ia harus masuk penjara terlebih dahulu sebelum akhirnya bisa menjadi presiden. 

C. Sejarah Kontemporer USSR

  1. Union of Soviet Socialist Republics (USSR) atau yang lebih dikenal oleh rakyat Indonesia dengan sebutan Uni Soviet merupakan salah satu negara komunis terbesar pada masanya dan pernah menjadi musuh besar bagi negara adidaya yaitu Amerika. Uni Soviet menganut sistem politik satu partai yang dipegang oleh Partai Komunis.
  2. Awal berdirinya Uni Soviet dimulai ketika Partai Bolshevik pimpinan Vladimir Lenin mendominasi pasukan Soviet di Revolusi Rusia pada 1917 dan Perang Sipil Rusia. Pasukan Soviet terdiri dari koalisi para pekerja dan tentara yang menyerukan pembentukan sebuah negara sosialis di wilayah bekas Kekaisaran Rusia. Pada tanggal 30 Desember 1922, Uni Soviet secara resmi berdiri. Semua tingkat pengendalian pemerintahan jatuh ke tangan Partai Komunis dan Politbiro yang secara efektif memimpin Soviet.
  3. Uni Soviet merupakan negara komunis teragung sejagat raya pada masanya. Sehingga kekuatan politiknya tidak dapat diremehkan namun, setelah beberapa dekade berdiri, pada tahun 1991 Uni Soviet bubar seiring runtuhnya pemerintah komunis di sana.
  4. Pada masa kejayaannya, Uni Soviet yang merupakan gabungan dari beberapa negara berhasil menularkan paham komunismenya pada beberapa negara di luar Eropa Timur. Namun dinamisme perkembangan di dalam tubuh negaranya sendiri gagal menyatukan negara-negara bagian yang bersatu di bawah naungan Uni Soviet.
  5. Gorbechev menggulirkan gagasan reformasi. Upaya-upaya Gorbachev untuk merampingkan sistem komunis menawarkan harapan, namun akhirnya terbukti tidak dapat dikendalikan dan mengakibatkan serangkaian peristiwa yang akhirnya ditutup dengan pembubaran imperium Soviet.
  6. Ada banyak faktor yang melatarbelakangi keruntuhan negara sebesar Uni Soviet. Tentunya faktor-faktor tersebut lebih banyak berasal dari internal negara. Seperti permasalahan KKN yang tidak transparan, konflik antar suku bangsa dan beberapa masalah yang kemudian menjadi penyulut gerakan sporadis penghancur kedaulatan negara. 
  7. Keragaman budaya ternyata menjadi sumber permasalahan yang sangat membahayakan kedaulatan negara. Sehingga negara kita dapat berkaca kepada sejarah runtuhnya Uni Soviet agar dapat menjadikan perbedaan sebagai sumber kekuatan, bukannya keruntuhan. 
  8. Setelah Uni Soviet dibubarkan, lalu Persemakmuran Negara-Negara Merdeka atau dikenal dengan CIS didirikan.
  9. Dengan keruntuhan Uni Soviet sebagai negara komunis adidaya dunia, maka runtuh pula kekuasaan komunis internasional. Berarti hal tersebut membuat Amerika Serikat memenangkan perang dingin yang sudah berakhir.

D. Sejarah Kontemporer Jerman Timur

  1. Di akhir Perang Dunia II, Jerman terbagi atas 4 wilayah pendudukan militer di bawah kekuasaan Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis di barat, serta satu wilayah di bawah kekuasaan Uni Soviet di timur. Tujuan awalnya adalah untuk bersama bekerja membantu pembangunan kembali Jerman sekaligus agar negara itu tidak lagi menjadi ancaman bagi perdamaian dunia.
  2. Republik Demokratik Jerman, atau lebih dikenal sebagai Jerman Timur, didirikan 7 Oktober 1949 – empat tahun setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua dan empat bulan setelah berdirinya. Republik Federal Jerman, atau Jerman Barat.
  3. Di kota Berlin terjadi persaingan antara sistem kapitalisme dan sosialisme. Kota dengan lebih tiga juta penduduk itu menjadi pusat Perang Dingin. Sampai 1961 perbatasan Berlin barat dan timur menjadi jalur pengungsi yang ingin melarikan diri Blok Timur ke Blok Barat. Namun jalur itu tertutup dengan pembangunan Tembok Berlin.
  4. Tembok Berlin dibangun tahun 1961 karena banyak warga Berlin Timur yang menyeberang ke Barat. Kegagahan Tembok Berlin setelah menjulang selama 28 tahun akhirnya runtuh. Tembok yang menjadi simbol pemisah tersebut dirobohkan oleh massa.
  5. Pimpinan Jerman Timur Erich Honecker yang memerintah otoriter dengan bantuan dinas rahasia Stasi yang sangat ditakuti terpaksa mundur dan melarikan diri ke Kedutaan Chile di Moskow, namun kemudian diekstradisi ke Jerman untuk diadili. Dia akhirnya dilepaskan pengadilan atas alasan kesehatan dan pindah ke Chile. Parlemen darurat yang dibentuk oleh kalangan pro-demokrasi akhirnya melaksanakan pemilihan umum untuk memilih parlemen baru yang demokratis.
  6. Parlemen baru Jerman Timur memutuskan pembubaran negaranya dan penggabungan ke Jerman Barat. Proses reunifikasi atau bergabungnya Jerman Barat dan Timur terjadi pada tanggal 3 oktober 1990 atau hampir setahun setelah runtuhnya tembok pemisah tersebut.

E. Sejarah Kontemporer Yugoslavia

  1. Negara yang dikenal dengan Yugoslavia pertama kali berdiri pada tahun 1918 sebagai negara kerajaan dengan nama awal “Kerajaan Serbia, Kroasia dan Slovenia. Saat perang dunia II meletus. Negara ini berdiri sebagai hasil Deklarasi Corfu pada 20 Juli 1917.2. Yugoslavia sempat dijajah oleh negara negara anggota Blok Poros sebelum akhirnya merdeka pada tahun 1945 sebagai negara Republik komunis dengan Josip Broz Tito sebagai pemimpinannya. Dibawah kepemimpinan Tito, Yugoslavia menjelma menjadi negara kediktatoran yang makmur dan terbuka, baik kepada anggota Blok Barat maupun Blok Timur.
  2. Banyakknya etnis yang menghuni Yugoslavia membuat Yugoslavia menjadi negara yang unik dan beragam. Namun disisi lain, beragamnya etnis di Yugoslavia menjadi penyebab utama berakhirnya riwayat negara tersebut. 
  3. Saat Tito meninggal, Yugoslavia mulai dilanda krisis ekonomi dan kelompok etnis yang berujung pada munculnya perang saudara sepanjang decade 1990an. Negara Yugoslavia sendiri berdiri sejak tahun 1918 runtuh pada tahun 2003. 
  4. Yugoslavia yang merupakan negara federasi tidaklah berdiri dengan mulus. Negara bagian yang berada di bawah pemerintahan Yugoslavia terdiri dari berbagai bangsa dan etnis, dimana mereka memiliki agama, bahasa dan penggunaan huruf yang berbeda satu sama lain. Bahkan ide politik mereka juga berbeda dan saling bertentangan. Karena itulah setiap negara bagian berusaha untuk membebaskan diri dari Yugoslavia. Tentu saja upaya pembebasan tersebut tidak dapat berlangsung begitu saja. Ada pihak yang tidak menginginkan negara bagian memisahkan diri dan merdeka, terutama Serbia yang memiliki kedudukan paling besar di Yugoslavia.
  5. Pembubaran Yugoslavia disebabkan oleh serentetan gejolak dan konflik politik pada awal tahun 1990-an. Mengikuti krisis politik pada tahun 1980-an, republik anggota dari Republik Federal Sosialis Yugoslavia terpecah belah, tetapi masalah-masalah yang tak tertangani mengakibatkan perang antaretnis Yugoslavia yang sengit. Perang ini memberi dampak terutama kepada Bosnia dan Kroasia.
  6. Tahun 2003, Yugoslavia mengubah nama resminya menjadi Serbia dan Montenegro sebagai cara untuk memberikan otonomi luas kepada masing masing negara bagian. Pergantian nama tersebut sekaligus menandai berakhirnya riwayat negara dengan nama Yugoslavia. 

F. Sejarah Kontemporer Cekoslowakia

  1. Nama “Cekoslovakia” diambil dari dua etnis setempat yaitu etnis Ceko/Bohemia yang berada di sebelah barat dan etnis Slovak yang mendominasi wilayah timur. Sebelum menjadi negara merdeka, wilayah Cekoslovakia menjadi negara tempat membuat senjata dan menjadi gudang senjata setelah Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Seiring perjalanannya sebagai sebuah negara, di tahun 1948-1989, Cekoslovakia pun menjadi republik yang berpaham komunis.
  2. Cekoslovakia melakukan politik tangan besi (menggambarkan rezim kepemimpinan yang keras dan kejam) hanya kepada pihak-pihak yang dianggap membahayakan kepentingan pemerintah. Agama berada di bawah kendali pemerintah, ditambah penangkapan pihak-pihak yang dianggap antipemerintah.
  3. Meski awalnya merupakan negara yang maju, lama-kelamaan Cekoslovakia mengalami kemunduran karena sistem ekonomi yang terpusat. Hal ini mendorong timbulnya gagasan dan tuntutan kepada pemerintah untuk melakukan reformasi.
  4. Pada 1989, terjadi demonstrasi yang disusul tekanan dari rakyat untuk melakukan reformasi politik. Sadar apabila dengan melawan demonstran hanya akan memantik permasalahan yang lebih besar, pemerintah Cekoslovakia akhirnya melunak dan mengizinkan pembentukan pemerintahan koalisi dengan kubu oposisi nonkomunis. Peristiwa ini dikenal dengan Revolusi Beludru.
  5. Revolusi Beludru adalah tumbangnya pemerintahan komunis di Cekoslowakia akibat demonstrasi massa, pada akhir tahun 1989. Revolusi Velvet (atau Revolusi Beludru) adalah transisi kekuasaan di Cekoslowakia, terjadi dari 17 November hingga 29 Desember 1989. Dalam revolusi ini, pemerintahan satu partai oleh Partai Komunis Cekoslovakia tumbang akibat demonstrasi massa siswa dan warga Cekoslowakia. Revolusi ini menyebabkan berakhirnya 41 tahun pemerintahan komunis, beralihnya ekonomi terencana dan perubahan sistem ke republik parlementer.
  6. Setelah melalui perundingan, akhirnya para politisi memutuskan untuk membubarkan Cekoslowakia, menjadi negara-negara Republik Ceko dan Republik Slowakia, resmi berlaku pada 31 Desember 1992 Perpecahan Cekoslovakia berlangsung dengan damai sehingga tidak ada konflik yang menyelimuti. Pada 1 Januari 1993, kedua negara memutuskan menjadi negara yang merdeka.

Bab 6: Konflik-konflik di Berbagai Belahan Dunia

1. Konflik di Timur Tengah, Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Timur

Konflik-konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia terjadi akibat persinggungan antara berbagai kepentingan. Masalah politik, ekonomi, dan agama sering kali dijadikan sebagai sumber terjadinya konflik. Di samping pihak penguasa yang ingin memaksakan kehendaknya untuk kepentingan diri sendiri atau kelompoknya.

Sebagai akibatnya, penduduk sipil yang tidak memahami duduk permasalahannya menjadi korban keganasan perang. Bahaya kelaparan dan masa depan yang suram karena negara tidak mampu melindungi rakyatnya. Bahkan, di antara mereka yang harus mengungsi meninggalkan tanah kelahirannya tanpa tujuan yang pasti. Mereka hanya sekedar untuk bertahan hidup.

Konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia akan berakhir, jika pihak-pihak yang bersengketa mau meninggalkan egonya dan mencari solusi untuk dapat melindungi dan memikirkan kesejahteraan rakyatnya.

2. Konflik Eropa, Afrika, dan Amerika Latin

  1. Konflik Bosnia teradi karena dipicu adanya keinginan dari Slobodan Milosevic untuk mendirikan ‘Serbia Raya’ , yaitu sebuah negara yang penduduknya hanya dari etnis Serbia. Orang-orang Serbia kemudian melakukan serangan dan pembantaian terhadap orang-orang dari etnis Bosnia dan Kroasia. Konflik ini dapat diredam oleh pasukan keamanan PBB yang melakukan operasi gabungan militer melumpuhkan pasukan Serbia
  2. Kehidupan ekonomi yang ambruk, korupsi, dan pemerintahan rezim Mobutu yang kejam dan buruk telah menimbulkan kekecewaan dan pemberontakan rakyat. Perang terjadi antara pihak rakyat dan pihak pemerintah, yang dalam hal ini pasukan Mobutu. Sementara konflik yang terjadi di Sudah disebabkan karena rasa ketidak adilan dari masyarakat Sudan Selatan kepada pemerintah pusat. Konflik Somalia lebih dipicu karena persoalan keragaman etnis yang tidak diimbangi dengan persatuan dan keharmonisan rakyatnya. Konflik di Afrika Tengah terjadi karena merebaknya isu KKN serta adanya ekspolitasi tambang Berlian oleh presiden mereka sendiri yaitu Bozize. Konflik-konflik ini juga melibatkan masyarakat sipil yang tidak berdosa seperti anak-anak, ibu-ibu, orang-orang tua, dan masyarakat lainnya yang bahkan tidak mengerti samasekali mengapa terjadinya perang. Penembakan, pengeboman, penyeranga, pembantaian di mana-mana telah menimbulkan kengerian dan trauma yang mendalam pada masyarakat. Hal ini diperparah lagi oleh kondisi ekonomi yang tidak stabil dan bertambah buruk. Kelaparan dan kematian terjadi di manamana.
  3. Konflik Columbia diawali oleh adanya emosntrasi para petani local akibat buruknya kondisi pertanian dan pekerja di ladang-ladang tuan tanah. Mereka kemudia mengusung faham sosialis-komunis. Pemerintahan Columbia melakukan penyerangan ke markas milier petani si Columbia Selatan. Kaum petani yang tergabung di dalam FARC kemudia berjuang mendirikan pemerintahan komunis di Columbia. Ketegangan ini terus berlangsung. Konflik di Peru dipicu oleh adanya pembangunan yang tidak merata, kemiskinan, dan lebarnya kesenjangan sosial di kalangan masyarakat. Rakyat yang merasa tidak puas terhadap pemerintah,melakukan pemberontakan menuntut keadilan. Pihak pemberontak ini juga mengusung faham kumunis dna melakukan terror dan penyerangan terhadap para tuan tanah. Perbedaan kelas yang mencolok akibat kapitalisme dan liberalism di Venezuela memicu lahirnya Revolusi Bolivarian oleh Presiden Hugo Chaves. Presiden Hugo ingin mendasarkan negara pada faham sosialis. Dukunga Venezuela terhadap FARC menimbulkan protes Columbia. Campur tangan Amerika Serikat terhadap di antara kedua negara ini telah menimbulkan suhu panas konflik semakin tinggi.