Hukum Archimedes

Definisi Hukum Archimedes

Hukum Archimedes ini ialah penjelasan mengenai gaya yang dapat berpengaruh pada benda yang ada di zat cair. Zat cair mempunyai sebuah kemampuan dalam menyuguhkan suatu tekanan pada benda-benda yang ada disekitarnya. Kemudian zat cair juga mempunyai gaya yang dihadirkan pada benda-benda yang ada di sekitarnya. Pembahasan tentang hal tersebut lumayan menarik sebab akan merangkul sejumlah peristiwa yang terdapat pada sekitar kita. Sebuah konsep dasar yang menjadi acuan ulasan ini yakni Hukum Archimedes.

Hukum Archimedes tersebut bermakna hubungan pada besarnya gaya yang disuguhkan zat cair pada benda yang berhadapan dengannya.

Lebih jelasnya berikut adalah bunyi Hukum dari Archimedes :

“ Zat cair akan menyuguhkan gaya angkat pada sebuah benda yang bisa sebesar berat pada zat cair yang dialokasikan benda itu”

Makna dipindahkan yakni volume zat cair adalah “terdesak” sebab kehadiran benda itu. Besar zat cair dialokasikan yakni sama dengan volume pada benda yang masukkan dalam zat yang cair. Merujuk pada Hukum archimedes, maka gaya angkat (Fa) yang disuguhkan zat akan sama dengan berat yang dipindahkan.

Bentuk Hukum Archimedes

“Apabila suatu benda dimasukan dalam zat cair, tentu benda itu akan mendapatkan gaya yang dikenal dengan gaya apung dan sebesar berat yang zat cair dan akan dipindahkannya”

Akibat terjadinya gaya apung, maka berat benda dalam zat cair tentunya berkurang, maka benda yang ditarik keluar dari dalam zat cair jadi lebih ringan dibandingkan benda yang diangkat saat di darat. Seperti halnya benda berkurang jika benda masuk pada zat cair maupun air. Sebab, terdapat suatu gaya yang ke atas dan ditimbulkan di air hingga diterima oleh benda.

Tentunya resultan pada gaya dengan gaya ke atas hingga gaya berat merupakan berat benda yakni dalam zat cair. Setelah itu, berat itu dengan berat semu adalah berat benda tak sebenarnya sebab kondisi benda yang ada pada zat cair.

Hukum Archimedes sesuai Rumus

Berat benda pada air yakni sebagai berikut.

w’ sama dengan w – Fa

Keterangan:

w’ : berat semu yang terdapat pada air (N)

w : berat yang ada di udara (N)

Fa : gaya pada Archimedes (N)

Gaya yang ke atas yang dirasakan benda saat ada dalam air dikenal dengan gaya Archimedes. Kemudian besar gaya Archimedes memiliki rumus:

Fa sama dengan ρ . g . V

Keterangan:

ρ : massa pada jenis zat cair didesak suatu benda (kg/m3)

g : percepatan dengan menggunakan gravitasi (10 m/s2)

V : volume zat cair yang tentunya didesak oleh benda (m3)

Keadaan Benda

Tiga kondisi benda yang ada pada zat cair :

Melayang

pb, rata-rata sama dengan  pf

w = Fa

KETERANGAN

pb = massa dengan  jenis pada benda

pf = massa dengan  jenis pada fluida

w = berat yang ada pada benda

Fa = gaya pada saat Apung

Tenggelam

pb, dengan  rata-rata > pf

w > Fa

KETERANGAN

pb = massa yang merupakan jenis benda

pf = massa yang merupakan jenis fluida

w = berat yang ada pada benda

Fa = gaya pada saat Apung

Terapung

pb, dengan memiliki rata-rata < pf

w = Fa

KETERANGAN

pb = massa yang meliputi jenis benda

pf = massa yang merupakan jenis fluida

w = berat yang ada pada benda

Fa = gaya pada saat Apung

Bentuk Soal pada Hukum Archimedes

Suatu balok memiliki massa 2 kg yang terdapat pada udara. Jika volume balok sekitar 2.000 cm3, maka bisa menentukan berat balok pada air yang mempunyai massa pada  jenis sekitar 1.000 kg/m3 ??

Penyelesaian:

m = 2 kg

V = 2.000 cm3 sama dengan 0,002 m3

ρ sama dengan 1.000 kg/m3

Ditanyakan:

w’ sama dengan  . . . ?

Jawab:

w’ sama dengan  w – Fa

w ‘ sama dengan  m . g dikurangi ρ . g . V

w’ sama dengan 2 . 10 dikurangi 1.000 . 10 . 0,002

w’ sama dengan 10 N

Maka berat balok itu di air ialah 10 N.

Hukum Archimedes dengan Aplikasi

  • Pengungkit Archimedes

Benda yang memiliki berat 1 kg dapat diangkat menggunakan gaya hanya 5 Newton. Bagaimana caranya? Gunakan asas pada pengungkit. Yang jelas ialah perbandingan antara panjang pipanya sekitar 1:2.

Jika gayanya hanya ingin 1 N. Buat perbandingan papannya 1:10. Yang pasti perbandingan perlu persis dengan perbandingan berat pada benda yang akan diangkat menggunakan gaya yang dipakai dalam mengangkat. Pada dasarnya memakai pengungkit, dapat mengangkat Bumi.

Prinsipnya sederhana. Hanya perlu cari tahu perbandingan pada berat Bumi dan berat Archimedes. Lalu buat papan dengan menggunakan yang sama perbandingan. Dengan adanya pada papan yang semakin panjang, tentunya Archimedes jadi mengangkat Bumi.

Itulah pembahasan lengkapnya Semoga apa yang dijelaskan bermanfaat bagi pembaca. 

 

Sumber Gambar: pexels free images